5 Bedeng di Jambi Selatan Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Senin, 30 Maret 2026 - 14:31:14 WIB - Dibaca: 515 kali

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi saat berjibaku memadamkan api yang membakar lima bedeng di Jambi Selatan Kota Jambi, Senin 30 Maret 2026.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi saat berjibaku memadamkan api yang membakar lima bedeng di Jambi Selatan Kota Jambi, Senin 30 Maret 2026. (Ahmad)

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan H. Adam Malik Lorong Beringin IV, Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan, Senin (30/3/2026) pagi. Sedikitnya lima unit bedeng permanen hangus dilalap si jago merah dalam peristiwa yang sempat memicu kepanikan warga sekitar.

Api pertama kali terlihat membesar dari salah satu bangunan bedeng dan dengan cepat merambat ke bangunan lain yang berdempetan. Kondisi bangunan yang didominasi material mudah terbakar serta tiupan angin yang cukup kencang membuat kobaran api sulit dikendalikan.

Warga yang panik berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba. Namun, upaya tersebut belum mampu menghentikan laju api yang terus membesar hingga akhirnya dilaporkan ke layanan darurat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 09.16 WIB. Tim langsung dikerahkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 09.25 WIB dengan waktu respons sembilan menit.

“Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan personel dan armada ke lokasi. Ini bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam proses pemadaman, sebanyak 40 personel diterjunkan dengan dukungan satu unit armada komando, enam armada tempur, dua armada suplai air, serta satu unit ambulans PSC 119. Petugas berjibaku selama kurang lebih 1 jam 40 menit hingga akhirnya api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman.

Meski demikian, proses pemadaman tidak berjalan mudah. Akses jalan menuju lokasi yang sempit menjadi kendala utama bagi armada untuk masuk dan melakukan manuver. Selain itu, kerumunan warga yang menyaksikan kejadian, bahkan melakukan siaran langsung di media sosial, sempat menghambat pergerakan petugas.

“Kami terpaksa memberikan imbauan dan teguran kepada warga agar menjauh dari lokasi demi keselamatan dan kelancaran proses pemadaman,” tambah Mustari.

Data sementara mencatat lima kepala keluarga terdampak dalam kejadian ini, yakni M. Dedi (5 jiwa), Jeni (2 jiwa), M. Ali (3 jiwa), Titin (3 jiwa), dan Erwin (2 jiwa). Seluruh bangunan yang terbakar diketahui milik Ketua RT 13 setempat, Junaidi.

Dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik dari salah satu jaringan kabel di bedeng. Percikan api kemudian dengan cepat menyambar bagian lain bangunan dan membesar akibat kondisi lingkungan yang mendukung.

Dalam peristiwa tersebut, satu orang warga bernama Jeni (50) mengalami syok dan langsung mendapatkan penanganan dari tim PSC 119 sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Royal untuk perawatan lebih lanjut. Sementara itu, total kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Usai proses pemadaman, lokasi kejadian diserahkan kepada pihak kepolisian dari Polsek Jambi Selatan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut serta pemasangan garis polisi.

Mustari menegaskan, pihaknya selalu mengedepankan prinsip kerja 5T, yakni terencana, terukur, terarah, terlayani, dan tuntas dalam setiap penanganan kebakaran. Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik.

“Kami mengingatkan warga agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah terjadinya korsleting yang bisa memicu kebakaran,” tutupnya. (Ahmad)

 

 

#jambiprima.com #kotajambi #damkartan





BERITA BERIKUTNYA