Warga Diminta Tak Terprovokasi Isu Hoaks Perbankan, Bank Jambi Dipastikan Pulih Pasca Serangan Siber

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:39:00 WIB - Dibaca: 779 kali

Ketua Himpunan Insan Pers Solidaritas Indonesia (HIPSI) Jambi. Dr. Asari Syafii, M.H
Ketua Himpunan Insan Pers Solidaritas Indonesia (HIPSI) Jambi. Dr. Asari Syafii, M.H (Jambiku.com)

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu disinformasi dan opini menyesatkan terkait kondisi perbankan, khususnya Bank Jambi, yang belakangan ramai diperbincangkan.

Sejumlah kasus gangguan sistem perbankan yang terjadi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir memang kerap dikaitkan dengan serangan siber, termasuk jenis ransomware. Namun, kondisi tersebut tidak serta-merta mencerminkan lemahnya sistem perbankan nasional, melainkan menjadi bagian dari tantangan global di era digital.

Beberapa kasus yang sempat mencuat di antaranya terjadi pada Bank Syariah Indonesia (BSI) pada Mei 2023. Saat itu, layanan perbankan sempat mengalami gangguan selama beberapa hari akibat serangan ransomware yang diklaim dilakukan oleh kelompok LockBit. Gangguan tersebut berdampak pada layanan ATM dan mobile banking.

Kemudian pada Januari 2022, Bank Indonesia (BI) juga mengonfirmasi adanya serangan siber yang melibatkan ransomware Conti. Meski sempat terjadi kebocoran data, BI memastikan layanan operasional tetap berjalan dan tidak ada data kritikal yang terdampak.

Sementara itu, isu serangan terhadap Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada Desember 2024 sempat beredar luas di masyarakat. Namun, pihak BRI menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan telah dikategorikan sebagai hoaks.

Adapun Bank Mandiri juga dilaporkan pernah menghadapi upaya serangan siber dalam jumlah besar pada 2024. Meski demikian, sistem keamanan berhasil mencegah gangguan yang lebih luas.

Terkait kondisi di daerah, Bank Jambi dilaporkan sempat mengalami gangguan layanan akibat serangan siber pada akhir Februari 2026. Namun, proses pemulihan terus dilakukan secara intensif oleh tim internal.

Bukti pemulihan tersebut terlihat saat Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, melakukan uji coba langsung terhadap layanan ATM Bank Jambi pada Senin (30/3/2026). Hasilnya, mesin ATM telah kembali beroperasi normal dan dapat digunakan oleh nasabah seperti biasa.

Ketua Himpunan Insan Pers Solidaritas Indonesia (HIPSI) Jambi, Cnddt. Dr. Asari Syafii, M.H., menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik terhadap isu-isu yang belum tentu kebenarannya.

Menurutnya, tidak ada satu pun bank, baik nasional maupun daerah, yang sepenuhnya kebal dari ancaman serangan siber. Namun demikian, sistem perbankan di Indonesia telah dilengkapi dengan perlindungan berlapis, termasuk jaminan keamanan dana nasabah.

“Negara hadir memberikan perlindungan terhadap simpanan masyarakat di perbankan. Jadi tidak perlu panik atau terpengaruh isu-isu yang tidak jelas sumbernya,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kinerja sumber daya manusia lokal di Bank Jambi yang dinilai mampu menangani dan memulihkan sistem pasca gangguan.

Dengan kondisi layanan yang berangsur normal, masyarakat diharapkan tetap percaya dan mendukung perbankan daerah sebagai bagian dari penggerak ekonomi lokal. (Ahmad)

 

 

#jambiprima.com #kotajambi #soksi #hipsi





BERITA BERIKUTNYA