Cek Endra Apresiasi Program Kampung Bahagia, Dorong Penguatan Peran RT di Tengah Efisiensi Anggaran

Rabu, 01 April 2026 - 13:17:17 WIB - Dibaca: 124 kali

Anggota DPR RI Cek Endra (CE) bersama Wali Kota Jambi Maulana dan Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly (KFA) saat menghadiri kegiatan reses dan penyerahan bantuan sosial kepada warga di Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.
Anggota DPR RI Cek Endra (CE) bersama Wali Kota Jambi Maulana dan Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly (KFA) saat menghadiri kegiatan reses dan penyerahan bantuan sosial kepada warga di Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. (Ahmad)

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI — Anggota DPR RI Komisi XII, Cek Endra, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemerintah Kota Jambi melalui program Kampung Bahagia yang dinilai mampu memperkuat pemberdayaan masyarakat di tingkat Rukun Tetangga (RT).

Hal tersebut disampaikan Cek Endra saat menghadiri agenda reses Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, yang digelar di Bumi Perkemahan Cadika, Kecamatan Telanaipura, Rabu (1/4/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Jambi, Maulana, serta ratusan warga yang antusias menyampaikan aspirasi.

Kehadiran unsur legislatif pusat, legislatif daerah, dan eksekutif daerah dalam satu forum menjadi simbol kuat sinergi pembangunan yang terintegrasi dari pusat hingga ke tingkat paling bawah di masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Cek Endra mengajak masyarakat untuk tetap optimistis di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan, termasuk kebijakan efisiensi anggaran negara. Ia menegaskan bahwa semangat gotong royong harus terus dijaga, terutama di tingkat RT sebagai garda terdepan pembangunan sosial.

“Di tengah efisiensi anggaran, kita tidak boleh kehilangan semangat membangun. Justru di situ, kekuatan gotong royong di tingkat RT menjadi solusi untuk menjaga keberlanjutan pembangunan,” ujarnya.

Cek Endra secara khusus menilai Program Kampung Bahagia sebagai langkah strategis yang mampu memastikan anggaran benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Program ini dinilai tepat sasaran karena berbasis kebutuhan riil warga di lingkungan masing-masing.

“Ini contoh nyata bagaimana anggaran tidak berhenti di atas, tapi langsung menyentuh masyarakat. Sinergi antara Pemkot dan DPRD menjadi kunci percepatan pembangunan,” tambahnya.

Selain menyerap aspirasi warga, kegiatan reses tersebut juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial berupa 400 paket sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Sebagai anggota Komisi XII yang membidangi energi dan lingkungan hidup, Cek Endra juga menyinggung upayanya di tingkat pusat dalam mendorong program strategis untuk Provinsi Jambi. Di antaranya pengembangan jaringan gas rumah tangga (jargas) dan penguatan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan produktif.

Ia juga menanggapi isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) akibat ketegangan geopolitik global, khususnya di kawasan Selat Hormuz. Menurutnya, masyarakat tidak perlu panik karena pemerintah pusat terus memantau situasi dan menjaga stabilitas energi nasional.

“Kita masih dalam kondisi stabil dibandingkan negara lain. Pemerintah akan mengambil langkah terbaik agar masyarakat tetap terlindungi,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi, Maulana, menyambut baik dukungan dari DPR RI dan DPRD. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menyukseskan pembangunan daerah.

Maulana memaparkan bahwa pada tahun 2026, Program Kampung Bahagia akan menjangkau seluruh 1.583 RT di Kota Jambi, dengan alokasi anggaran sebesar Rp100 juta per RT. Pelaksanaannya dibagi dalam dua tahap guna memastikan pengelolaan berjalan optimal.

“Ini bukan sekadar bantuan, tapi bentuk pemberdayaan berbasis rembuk warga. Masyarakat sendiri yang menentukan kebutuhan prioritas di lingkungannya,” terang Maulana.

Di sisi lain, Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat hingga terealisasi. Ia menyebut kehadiran anggota DPR RI dalam agenda reses sebagai bukti bahwa suara masyarakat dapat menjangkau tingkat pusat.

“Kami tidak hanya menyerap aspirasi, tetapi juga memastikan ada solusi nyata. Hari ini juga kami turun langsung meninjau sejumlah persoalan yang disampaikan warga,” tegasnya.

Acara yang berlangsung hingga menjelang siang tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis serta dialog interaktif antara warga dan para pemangku kebijakan. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sekaligus mendorong pembangunan yang lebih merata dan inklusif di Kota Jambi. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA