JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Nama Wali Kota Jambi, Maulana, mulai mencuat dalam perbincangan publik sebagai salah satu figur potensial yang digadang-gadang maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi tahun 2029 mendatang.
Meski kontestasi politik tersebut masih beberapa tahun lagi, dinamika politik di Provinsi Jambi mulai menunjukkan geliat. Sejumlah nama dari berbagai latar belakang, mulai dari kepala daerah, tokoh politik hingga kalangan pengusaha, turut diperbincangkan sebagai kandidat potensial.
Menanggapi hal tersebut, Maulana memilih bersikap tenang dan tidak ingin larut dalam spekulasi politik yang berkembang. Ia menegaskan bahwa saat ini dirinya masih berkomitmen penuh menjalankan amanah sebagai Wali Kota Jambi yang baru dijabat sekitar satu tahun lebih.
“Saya kan baru mendapat kepercayaan masyarakat Kota Jambi sekitar satu tahun dua bulan. Tugas saya masih panjang, jadi saya fokus saja membangun Kota Jambi,” ujarnya.
Menurut Maulana, kepercayaan yang diberikan masyarakat merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Oleh karena itu, ia tidak ingin terlalu dini berbicara mengenai agenda politik jangka panjang, termasuk peluang maju di Pilgub Jambi 2029.
Saat ini, Pemerintah Kota Jambi tengah menggenjot realisasi berbagai program prioritas yang telah dirancang sejak awal masa kepemimpinannya. Sedikitnya terdapat 11 program unggulan yang menjadi fokus pembangunan, mulai dari peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Ia juga menyebut bahwa seluruh program tersebut berjalan dengan dukungan penuh dari DPRD Kota Jambi, sehingga diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Saya tidak ingin berbicara terlalu jauh. Yang jelas, kita fokus dulu menyelesaikan tugas membangun Kota Jambi,” tegasnya.
Di tengah menguatnya spekulasi politik, nama Maulana bahkan sempat muncul dalam sejumlah polling yang beredar di masyarakat dengan hasil yang cukup positif. Hal ini dinilai sebagai indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap kepemimpinannya.
Menanggapi hal itu, Maulana menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan penilaian terhadap kinerjanya. Namun, ia menegaskan bahwa hasil polling tersebut tidak menjadi fokus utamanya saat ini.
“Alhamdulillah, itu kan baru sebatas polling. Saya mengapresiasi siapa saja yang memberikan respons. Artinya, apa yang kita lakukan mendapat penilaian positif,” katanya.
Lebih jauh, Maulana menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan seluruh program pembangunan berjalan optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kota Jambi.
Baginya, keberhasilan memimpin daerah tidak diukur dari popularitas semata, tetapi dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya ingin fokus dulu membangun Kota Jambi,” pungkasnya.
Dengan sikap tersebut, Maulana menunjukkan komitmennya untuk tetap mengedepankan tanggung jawab sebagai kepala daerah, sekaligus meredam spekulasi politik yang berkembang terlalu dini menjelang Pilgub Jambi 2029. (Rhm)
Pendataan Koperasi Bermasalah di Tebo Terkendala Anggaran dan Armada
Tagih Janji, Warga Sungai Bengkal Datangi Kantor Camat: Sengketa Batas Makin Memanas!
F-BPM Desak Kapolres dan Kasat Reskrim Merangin Diganti, Soroti Penanganan PETI Tebang Pilih
Diduga Ada Setoran “Keamanan” Tambang Dompeng di Tabir, Pekerja Sebut Rp1 Juta per Bulan
DPRD Tebo Desak Kades Sungai Rambai Dievaluasi, Konflik dengan BPD Tak Kunjung Usai
Penghargaan untuk Maulana Bukti Nyata Kinerja Pramuka Kota Jambi