Stok Beras Bulog Kanwil Jambi Tembus 14.258 Ton, Dukung Stabilitas Pangan Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 13:56:25 WIB - Dibaca: 227 kali

Kantor Perum BULOG Kantor Wilayah Jambi yang mengelola cadangan beras pemerintah di Provinsi Jambi, dengan stok saat ini mencapai 14.258 ton.
Kantor Perum BULOG Kantor Wilayah Jambi yang mengelola cadangan beras pemerintah di Provinsi Jambi, dengan stok saat ini mencapai 14.258 ton. (Subahan)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI — Perum BULOG mencatat capaian nasional dengan stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang untuk pertama kalinya menembus angka 5 juta ton. Di tingkat daerah, BULOG Kantor Wilayah Jambi juga menunjukkan kinerja positif dengan ketersediaan stok beras yang terus terjaga.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jambi, Wiwin Indratno, menyampaikan bahwa stok beras yang dikelola di wilayah Jambi saat ini telah mencapai 14.258 ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di daerah.

“Dengan cadangan yang kuat, BULOG tidak hanya berperan sebagai stabilisator, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam ekosistem pangan nasional. Stok ini menjadi instrumen strategis dalam meredam gejolak harga, mengantisipasi kondisi darurat, serta mendukung program-program pemerintah terkait bantuan pangan,” ujar Wiwin.

Ia menambahkan, capaian ini menjadi dorongan bagi jajaran BULOG di daerah untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam pengelolaan stok dan distribusi beras kepada masyarakat.

Selain itu, BULOG Kanwil Jambi juga terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari petani, pemerintah daerah, hingga pemangku kepentingan lainnya guna memastikan ketahanan pangan tetap terjaga.

“Kami optimistis, dengan fondasi yang semakin kokoh ini, upaya menuju swasembada pangan dan kedaulatan pangan nasional dapat terwujud secara berkelanjutan,” tutur Wiwin.

Dengan ketersediaan stok yang memadai, BULOG Kanwil Jambi diharapkan mampu menjaga stabilitas harga beras di pasaran serta memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi. (San)

 
 
 




BERITA BERIKUTNYA