JAMBIPRIMA.COM,. JAKARTA — Proses identifikasi korban kecelakaan tragis antara Kereta Rel Listrik (KRL) CommuterLine dan Kereta Diesel (KRD) jarak jauh di kawasan Stasiun Bekasi Timur terus menunjukkan perkembangan. Hingga Selasa (28/4), tim gabungan berhasil mengidentifikasi sepuluh korban meninggal dunia, satu di antaranya diketahui merupakan warga Kota Jambi.
Korban asal Jambi tersebut bernama Nur Alimantun Citra Lestari (19). Identitasnya dipastikan melalui proses ilmiah yang ketat, dengan mencocokkan data primer berupa sidik jari serta data sekunder seperti barang pribadi dan rekam medis. Meski demikian, pihak berwenang masih melakukan penelusuran lebih lanjut terkait alamat lengkap korban.
Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Prima Heru Yulihartono, menjelaskan bahwa penetapan identitas korban dilakukan melalui sidang rekonsiliasi yang melibatkan berbagai unsur tim forensik.
“Sidang rekonsiliasi yang digelar hari ini menetapkan sepuluh jenazah berhasil teridentifikasi,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta Timur.
Ia menambahkan, seluruh proses identifikasi dilakukan secara terpadu oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri bersama sejumlah instansi terkait, termasuk Biro Kedokteran Polisi (Birodokpol), Pusdokkes Polri, Biddokkes Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, hingga tim medis dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia.
Menurutnya, tim telah menyelesaikan pemeriksaan terhadap sepuluh kantong jenazah yang sebelumnya dikirim dari lokasi kejadian. Proses tersebut meliputi pemeriksaan fisik, pencocokan data antemortem dan postmortem, hingga analisis ilmiah lainnya guna memastikan identitas korban secara akurat.
Sementara itu, Karodokpol Pusdokkes Polri, Nyoman Eddy Purnama Wirawan, menjelaskan bahwa metode identifikasi dilakukan dengan mengombinasikan data primer dan sekunder.
“Data primer berupa sidik jari menjadi acuan utama, kemudian diperkuat dengan data sekunder seperti tanda medis, properti, dan barang kepemilikan korban,” jelasnya.
Selain korban asal Jambi, sembilan korban lainnya yang telah teridentifikasi berasal dari berbagai wilayah di Bekasi dan Jakarta Timur. Mereka di antaranya Tutik Anitasari (31) dari Cikarang Barat, Harum Anjasari (27) dari Cipayung, Farida Utami (50) dari Cibitung, serta Vica Acnia Pratiwi (23) dari Cikarang Barat.
Korban lainnya yakni Ida Nuraida (48), Gita Septia Wardany (20), Fatmawati Rahmayani (29), Arinjani Novita Sari (25), dan Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32), yang sebagian besar berdomisili di wilayah Bekasi.
Pihak RS Polri memastikan proses identifikasi akan terus berlanjut seiring dengan pendalaman data korban lainnya yang belum teridentifikasi. Upaya ini dilakukan untuk memberikan kepastian kepada keluarga korban sekaligus memastikan seluruh jenazah dapat diserahkan secara layak kepada pihak keluarga.
Peristiwa kecelakaan KRL dan KRD ini sendiri menjadi perhatian luas, mengingat tingginya mobilitas masyarakat di jalur tersebut. Pemerintah dan pihak terkait diharapkan dapat melakukan evaluasi menyeluruh guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (Ahmad)
#jambiprima.com #krl #krd #kecelakaan
Buron Kasus Perampokan Rp31 Juta di Pasar Angso Duo Jambi Ditangkap Polisi
Asari Syafii Soroti Aksi Anarko, Saat Gubernur dan Aparat Jibaku Padamkan Karhutla
Kebakaran Rumah di Rimbo Ulu Tewaskan Pemiliknya, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta
Jelang Mubes LAM Jambi, Yusdi Anra Ingatkan Pemimpin Adat Tak Terjebak Politik Praktis
Polres Muaro Jambi Gelar Subuh Keliling, Warga Diingatkan soal Kamtibmas hingga Karhutla
Rocky Candra Desak Pemprov Jambi Ajukan WPR, PETI di TNKS Jadi Sorotan
Pojok Berkah Jadi Ruang Berbagi, Warga Rasakan Kehangatan Kepedulian di Jambi