JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi bersama University of Wyoming, Amerika Serikat, menggelar pertemuan daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (20/5/2026) pukul 20.30 WIB. Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan kelas Collaborative Online International Learning (COIL) sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang telah ditandatangani sebelumnya.
Pertemuan diikuti oleh perwakilan University of Wyoming, Mollie Hands, Koordinator Pusat Layanan dan Kerjasama Internasional UIN Jambi Dion Ginanto, dosen Bahasa Inggris Dr. Tartilla, serta mahasiswa pascasarjana semester pertama Program Studi Bahasa Inggris UIN Jambi.
Diskusi ini menjadi ajang planning meeting untuk menyusun lesson plan kelas kolaborasi internasional tersebut. Program COIL nantinya akan mempertemukan mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris UIN Jambi, baik jenjang sarjana maupun sebagian mahasiswa magister, dengan mahasiswa Bahasa Inggris dari University of Wyoming.
Model pembelajaran akan dilaksanakan secara synchronous melalui Zoom dan asynchronous dengan memanfaatkan grup WhatsApp sebagai media diskusi dan koordinasi.
Dalam pertemuan tersebut, peserta membahas sejumlah tema yang akan diangkat dalam perkuliahan. Topik yang disiapkan antara lain budaya Indonesia seperti batik, kuliner tradisional, dan gamelan, serta budaya Amerika seperti cowboys dan branding. Selain itu, disepakati pula adanya dua sesi tatap muka daring yang dilanjutkan dengan kelas asinkron dan tugas kelompok sebagai luaran pembelajaran.
Mollie Hands menyampaikan antusiasmenya terhadap rencana pelaksanaan kelas internasional tersebut.
“Saya sangat tertarik dengan kegiatan ini, dan sangat tidak sabar untuk memulai kelas ini. Jika melihat kesiapan dari kedua belah pihak, kita dapat memulai kelas pada bulan September. Kita akan adakan planning meeting lagi pada bulan Agustus,” ujarnya.
Koordinator PLKI UIN Jambi, Dion Ginanto, menegaskan bahwa kelas kolaboratif ini menjadi bagian dari upaya internasionalisasi kampus.
“Ini kelas kolaborasi yang akan menambah wawasan kedua belah kampus. Mereka akan saling belajar antar mahasiswa Jambi dan Wyoming, sehingga kelas ini akan menjadi bukti nyata komitmen rektor untuk menjadikan UIN Jambi sebagai kampus kelas dunia,” katanya.
Sementara itu, Dr. Tartilla menekankan pentingnya keseimbangan jumlah peserta dari kedua perguruan tinggi agar proses kolaborasi berjalan optimal.
“Kami akan menyiapkan kelas, dan akan lebih bagus jika kita bisa match-kan. UIN Jambi akan ada 18 mahasiswa dan dari Wyoming juga 18 mahasiswa. Sehingga dalam pengelompokan nanti bisa dua orang dari masing-masing kampus berada di satu kelompok, sehingga mereka dapat saling berdiskusi secara intens,” jelasnya.
Melalui program COIL ini, UIN Jambi memperkuat langkah menuju universitas berkelas dunia melalui pembelajaran kolaboratif lintas negara yang nyata, interaktif, dan aplikatif. (Rhm)
Gubernur Al Haris Lepas Kloter Terakhir JCH Jambi, Tekankan Kekompakan di Tanah Suci
SAD Demo Kantor Bupati Merangin, M. Syukur Dituding Ingkar Janji
Formast Demo Kejari Tebo, Soroti Pinjaman Daerah PT SMI Rp100 Miliar
Polda Jambi Musnahkan 20 Kilogram Sabu, Deklarasikan Gerakan Anti Narkoba
Sekda Merangin Hadiri Rakor PPID se-Provinsi Jambi, Dorong Penguatan Layanan Informasi Publik
UKW PWI Jambi Digelar Mandiri, Targetkan Wartawan Kompeten dan Berintegritas
Wali Kota Jambi Apresiasi Siswa Berprestasi yang Akan Wakili Indonesia di Olimpiade Matematika Dunia