JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Kepala Bidang Penerangan Agama Islam (Penais) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Abd. Rahman, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar fokus pada pelaksanaan rencana aksi dan peningkatan kinerja nyata sebagai bentuk rasa syukur atas berbagai fasilitas dan kesejahteraan yang diberikan negara.
Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel rutin di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Selasa (9/6/2026).
Menurut Abd. Rahman, setiap pegawai harus memiliki arah kerja yang jelas setelah masing-masing ruangan menyampaikan rencana aksi melalui Kepala Tim (Katim) yang sebelumnya telah ditinjau langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Mahbub Daryanto.
Ia menegaskan, penyusunan rencana aksi bertujuan agar setiap ASN memahami tugas dan target yang harus dicapai sehingga tidak ada lagi pegawai yang datang ke kantor tanpa mengetahui pekerjaan yang akan dilaksanakan.
Melalui perencanaan yang terstruktur, ASN diharapkan mampu menyusun target waktu pelaksanaan program, mekanisme kerja, hingga pengelolaan anggaran secara matang sejak awal.
“Jangan sampai kita datang ke kantor tidak tahu apa yang dikerjakan. Ke depan kita harus mulai berpikir, saya mengerjakan apa, kapan waktunya, dan bagaimana anggarannya. Semua itu harus sudah terencana dengan baik,” kata Abd. Rahman dalam arahannya.
Selain menyoroti aspek perencanaan kerja, Abd. Rahman juga menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi dan penajaman anggaran yang dilakukan pemerintah tidak mengurangi hak-hak pegawai. Gaji, uang makan, tunjangan kinerja, hingga gaji ke-13 tetap dibayarkan secara penuh dan tepat waktu.
Menurutnya, perhatian negara terhadap kesejahteraan ASN sudah sangat besar. Karena itu, para pegawai diminta membalasnya dengan peningkatan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar peningkatan kesejahteraan tidak menjadi pemicu terganggunya keharmonisan rumah tangga. ASN diminta tetap menjaga hubungan yang baik dengan pasangan dan keluarga serta tidak menjadikan faktor ekonomi sebagai alasan untuk saling merendahkan.
Dalam kesempatan tersebut, Abd. Rahman mengajak seluruh pegawai untuk mengubah pola pikir dari sekadar mengejar penghasilan menjadi lebih mengutamakan kebermanfaatan dan keberkahan rezeki yang diperoleh dari pekerjaan.
Di akhir arahannya, ia menekankan pentingnya menumbuhkan rasa cinta terhadap profesi dan institusi tempat bekerja serta menjadikan keikhlasan sebagai landasan dalam menjalankan tugas.
“Mari cintai pekerjaan, profesi dan institusi kita layaknya mencintai diri sendiri, bekerja ikhlas tanpa cari panggung, tanamkan prinsip bahwa orang yang ikhlas tidak membutuhkan panggung atau pujian, melainkan bukti dan kerja nyata,” ajaknya. (Rhm)
Tolak Penempatan Jauh, Puluhan Kepsek dan Guru Merangin Mengadu ke DPRD, 10 Orang Ajukan Pengunduran
Bupati Tebo Terima Audiensi Wakil Bupati Dharmasraya, Bahas Peluang Kerja Sama Daerah
Ivan Wirata Dorong Percepatan Proyek Pelebaran Jalan Mendalo.
Ditjenpas Jambi Dukung Penuh Proses Hukum Dugaan Kasus Narkoba Oknum Pejabat
DPRD Kota Jambi Soroti Penutupan TPS, Umar Faruk: Kalau Bisa Sampah Gratis untuk Warga
Jalan TMMD Terancam Jadi Jalur Migas, Penghibah Tanah: Itu Bukan Tujuan Awal Kami
Wabup Tebo Hadiri RUPS Luar Biasa Bank Jambi, Bahas Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan