Kloter Pertama Haji Jambi Pulang Lengkap, Perjalanan Spiritual 445 Jemaah Berakhir dengan Syukur

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:55:32 WIB - Dibaca: 59 kali

Suasana penyambutan dan serah terima jemaah haji Kloter BTH 13 asal Kota Jambi di Asrama Haji Jambi, Selasa (16/6/2026) malam, setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Suasana penyambutan dan serah terima jemaah haji Kloter BTH 13 asal Kota Jambi di Asrama Haji Jambi, Selasa (16/6/2026) malam, setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. (Rahim)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Kepulangan 445 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter BTH 13 ke Tanah Pilih Pusako Betuah, Selasa (16/6/2026) malam, bukan sekadar akhir dari perjalanan panjang menuju Tanah Suci. Bagi para tamu Allah tersebut, kepulangan itu menjadi penanda berakhirnya rangkaian ibadah haji yang telah mereka jalani selama lebih dari sebulan, sekaligus awal dari tanggung jawab baru untuk menjaga kemabruran haji di tengah masyarakat.

Kloter BTH 13 merupakan kelompok terbang pertama asal Provinsi Jambi yang kembali ke tanah air setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah di Makkah dan Madinah. Kedatangan mereka di Asrama Haji Jambi disambut langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris, Wali Kota Jambi Maulana, Kepala Kanwil Kementerian Haji Provinsi Jambi Wahyudi Abdul Wahab, Rektor UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, serta sejumlah pejabat lainnya.

Di balik prosesi penyambutan yang berlangsung khidmat, tersimpan rasa syukur mendalam. Ketua Kloter BTH 13, Fatahuddin Hizbullah Razak, melaporkan seluruh jemaah dapat menyelesaikan ibadah dan kembali dalam kondisi baik.

Saat berangkat dari Indonesia hingga tiba di Madinah, jumlah jemaah dalam kloter tersebut sebanyak 441 orang. Namun ketika pemulangan, terdapat empat jemaah tanazul atau perpindahan dari kloter lain yang bergabung, sehingga total jemaah yang pulang bersama Kloter BTH 13 menjadi 445 orang.

“Alhamdulillah dapat kami laporkan kondisi jamaah tadi dalam keadaan sehat, tidak ada yang dirawat karena sakit dan tidak ada yang pulang duluan. Jumlah kami lengkap dan malah bertambah jadi 445 orang karena 4 jemaah tanazul,” ujar Fatahuddin.

Kondisi tersebut menjadi kabar menggembirakan mengingat ibadah haji merupakan salah satu ibadah fisik paling berat dalam Islam. Jutaan umat Muslim dari berbagai negara berkumpul dalam waktu yang sama untuk melaksanakan rangkaian ibadah mulai dari tawaf, sa'i, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, hingga melontar jumrah.

Dalam situasi cuaca panas ekstrem yang kerap melanda Arab Saudi saat musim haji, kesehatan jemaah menjadi faktor penting yang menentukan kelancaran pelaksanaan ibadah. Karena itu, keberhasilan seluruh jemaah Kloter BTH 13 kembali dalam keadaan sehat menjadi capaian yang patut disyukuri.

Gubernur Jambi Al Haris dalam sambutannya juga menekankan pentingnya nilai spiritual yang diperoleh para jemaah selama berada di Tanah Suci. Ia berharap seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur dan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing.

“Alhamdulillah semuanya dalam kondisi sehat dan tidak ada yang meninggal, mudah-mudahan mereka mendapat haji mabrur. Saya mohon maaf kalau dalam pelayanan mulai pemberangkatan, di perjalanan, selama ibadah haji dan kembali tanah air, mungkin ada petugas yang kurang berkenan. Intinya adalah, pemerintah berusaha setiap tahunnya agar kualitas pelayanan haji kita semakin baik,” kata Al Haris.

Predikat haji mabrur sendiri menjadi harapan setiap jemaah yang menunaikan rukun Islam kelima tersebut. Dalam berbagai kajian keislaman, kemabruran tidak hanya diukur dari kesempurnaan pelaksanaan ritual selama di Tanah Suci, tetapi juga tercermin dari perubahan sikap, akhlak, dan kepedulian sosial setelah kembali ke kampung halaman.

Karena itu, kepulangan para jemaah haji sesungguhnya bukanlah akhir perjalanan. Mereka kini dihadapkan pada tantangan yang lebih besar, yakni mempertahankan nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, dan ketakwaan yang telah ditempa selama menjalani ibadah di Tanah Suci.

Usai prosesi serah terima di Asrama Haji Jambi, para jemaah kemudian diarahkan menuju Lapangan Kantor Wali Kota Jambi untuk bertemu keluarga yang telah menanti sejak sore hari. Tangis haru, pelukan hangat, dan ucapan syukur mewarnai pertemuan kembali para jemaah dengan keluarga mereka. (Rhm)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA