Cegah Karhutla di Batang Asam, Polsek Tungkal Ulu Bersama Polhut TNBT dan MPA Sisir Desa Suban

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:23:25 WIB - Dibaca: 157 kali

Personil Polsek Tungkal Ulu Bersama Polhut TNBT dan MPA
Personil Polsek Tungkal Ulu Bersama Polhut TNBT dan MPA (Rahim)

SIDAKPOST.ID, TANJAB BARAT – Langkah antisipasi terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus digencarkan di wilayah hukum Polres Tanjung Jabung Barat. Kali ini, Polsek Tungkal Ulu berkolaborasi dengan Polisi Kehutanan (Polhut) Balai Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT) dan Masyarakat Peduli Api (MPA) menggelar patroli terpadu di Desa Suban, Kecamatan Batang Asam, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh personel Polsek Tungkal Ulu, Aiptu Iswantoro dan Aipda F. Simanjuntak, S.H. Sinergitas tiga pilar ini bergerak menyisir kawasan hutan guna memastikan wilayah tersebut aman dari potensi titik api.

Dalam aksi tanggap darurat pencegahan ini, tim gabungan tidak hanya melakukan patroli fisik. Petugas juga memasang brosur larangan membuka lahan dengan cara membakar di tempat-tempat strategis, memberikan imbauan langsung kepada warga, serta melakukan pemetaan dan pengecekan di titik-titik yang dinilai rawan Karhutla.

Langkah Preventif dan Edukasi Masyarakat

Kapolres Tanjab Barat melalui Kasi Humas, Ipda Ucen S., menegaskan bahwa patroli terpadu ini merupakan bentuk langkah preventif yang nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat serta memperketat pengawasan di zona rawan.

“Melalui patroli bersama ini, kami terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui pengawasan, sosialisasi, dan kerja sama semua pihak,” ujar Ipda Ucen.

Perkuat Koordinasi Lintas Sektoral

Ipda Ucen juga menambahkan bahwa selain sebagai upaya pencegahan dini, kegiatan lapangan ini terbukti efektif dalam mempererat komunikasi dan koordinasi antara masyarakat, Polri, dan pihak Polhut TNBT.

Melalui patroli rutin yang melibatkan keaktifan warga secara langsung, diharapkan potensi Karhutla di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dapat diminimalisir sedini mungkin. Langkah ini menjadi kunci penting demi menjaga kelestarian kawasan hutan TNBT serta menjamin lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi mendatang. (Rhm)





BERITA BERIKUTNYA