TP PKK Jambi Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Edukasi Masyarakat Lewat Pojok Berkah

Kamis, 09 Juli 2026 - 09:55:13 WIB - Dibaca: 91 kali

Wakil Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Iin Kurniasih Sudirman, memimpin doa sebelum dimulainya kegiatan Pojok Berkah di Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi, Rabu (8/7/2026).
Wakil Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Iin Kurniasih Sudirman, memimpin doa sebelum dimulainya kegiatan Pojok Berkah di Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi, Rabu (8/7/2026). (Diskominfo Provinsi Jambi)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jambi memanfaatkan kegiatan Pojok Berkah sebagai sarana berbagi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. Dalam kegiatan yang digelar di Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi, Rabu (8/7/2026), BPJS Ketenagakerjaan hadir memberikan sosialisasi mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja.

Kegiatan yang diikuti masyarakat tersebut berlangsung dalam suasana hangat. Selain menikmati sarapan bersama yang disediakan melalui program Pojok Berkah, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja formal maupun informal.

Wakil Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Iin Kurniasih Sudirman, mengatakan Pojok Berkah tidak hanya bertujuan membantu masyarakat melalui pembagian makanan, tetapi juga menjadi media penyebarluasan informasi yang bermanfaat.

Menurutnya, setiap pelaksanaan Pojok Berkah diharapkan menghadirkan edukasi dengan tema yang berbeda, mulai dari kesehatan, pendidikan hingga perlindungan sosial ketenagakerjaan. Pada kegiatan kali ini, BPJS Ketenagakerjaan menjadi donatur sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

"Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat, bukan hanya melalui sarapan yang dibagikan, tetapi juga pengetahuan yang diperoleh masyarakat. Kami juga membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin menjadi donatur dan berbagi melalui Pojok Berkah," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Switenia Waputri, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai program perlindungan bagi pekerja kepada masyarakat secara langsung.

Ia menjelaskan masih banyak masyarakat yang menganggap BPJS Ketenagakerjaan hanya diperuntukkan bagi pegawai perusahaan atau aparatur sipil negara. Padahal, pekerja mandiri seperti pedagang, petani, nelayan, pengemudi ojek online, pelaku UMKM, hingga pekerja sektor informal lainnya juga dapat menjadi peserta.

Dalam sosialisasi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan turut menjelaskan lima program utama yang dimiliki, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Switenia menyebutkan, melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja, seluruh biaya pengobatan akibat kecelakaan saat bekerja ditanggung sesuai kebutuhan medis tanpa batas plafon, selama memenuhi ketentuan program.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat terlihat antusias mengikuti sosialisasi. Berbagai pertanyaan disampaikan peserta, mulai dari mekanisme pendaftaran, besaran iuran, hingga manfaat yang diperoleh setelah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Melalui kolaborasi tersebut, TP PKK Provinsi Jambi berharap masyarakat tidak hanya memperoleh bantuan pangan, tetapi juga semakin memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mengurangi risiko sosial ekonomi. (Rhm)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA