JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mengapresiasi keberhasilan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi yang menggagalkan upaya penyelundupan sekitar dua kilogram narkotika jenis sabu melalui Bandara Sultan Thaha Jambi. Keberhasilan tersebut dinilai menjadi bukti nyata keseriusan aparat dalam memerangi peredaran gelap narkotika di Provinsi Jambi.
Di sisi lain, Kemas Faried menilai terungkapnya kasus tersebut harus menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan di bandara agar kejadian serupa tidak kembali terulang. "Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin beserta seluruh jajaran BNNP Jambi yang telah berhasil mengungkap dan mengamankan terduga pelaku. Keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen dan keseriusan aparat dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di Provinsi Jambi," ujar Kemas Faried.
Ia menegaskan, DPRD Kota Jambi memberikan dukungan penuh terhadap langkah BNNP Jambi bersama aparat penegak hukum lainnya untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Menurutnya, proses hukum tidak boleh berhenti pada penangkapan pelaku semata, tetapi harus mampu mengungkap aktor intelektual dan jaringan peredaran narkotika yang berada di balik aksi penyelundupan tersebut. "Kita menyerahkan sepenuhnya proses penyidikan dan penegakan hukum kepada BNN bersama aparat terkait hingga tuntas, sehingga jaringan di balik peredaran narkotika ini dapat diungkap secara menyeluruh sesuai ketentuan hukum yang berlaku," katanya.
Lebih lanjut, Kemas Faried meminta pengelola Bandara Sultan Thaha, Angkasa Pura, bersama seluruh unsur pengamanan segera melakukan evaluasi total terhadap sistem keamanan bandara. Menurutnya, jalur transportasi udara merupakan salah satu pintu yang rawan dimanfaatkan sindikat narkoba untuk menyelundupkan barang haram ke berbagai daerah.
Ia menilai evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penambahan personel keamanan sesuai kebutuhan, peningkatan kualitas pemeriksaan barang bawaan penumpang, optimalisasi penggunaan teknologi pendeteksi narkotika, hingga memperkuat koordinasi antara Angkasa Pura, Aviation Security (Avsec), BNN, Kepolisian, Bea Cukai, maskapai penerbangan, serta seluruh instansi terkait.
"Kita tidak ingin Provinsi Jambi mendapat stigma sebagai jalur maupun pintu masuk peredaran gelap narkotika melalui transportasi udara. Nama baik Jambi harus kita jaga bersama. Jangan sampai daerah kita dicap sebagai lintasan jaringan narkoba. Justru kita harus menunjukkan bahwa Jambi memiliki sistem pengawasan yang kuat dan aparat yang sigap dalam menggagalkan setiap upaya penyelundupan narkotika," tegasnya.
Menurut Kemas Faried, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut sekaligus menjadi peringatan bahwa sindikat narkoba terus mencari berbagai cara untuk mengedarkan barang haramnya. Karena itu, seluruh pihak harus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat sinergi dalam upaya pemberantasan narkotika.
Ia juga memastikan DPRD Kota Jambi akan terus mendukung berbagai langkah strategis yang dilakukan BNN, Kepolisian, Bea Cukai, Angkasa Pura, serta aparat penegak hukum lainnya dalam memerangi peredaran narkoba tanpa pandang bulu.
Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif membantu aparat dengan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau diduga berkaitan dengan peredaran narkotika. "Peredaran narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi seluruh elemen bangsa, kita berharap Jambi tetap menjadi daerah yang aman, bersih dari narkoba, serta mampu melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika," tutupnya.
Sebelumnya, BNNP Jambi berhasil mengamankan seorang pria berinisial M (21), warga Aceh Timur, yang diduga membawa sekitar dua kilogram sabu melalui Bandara Sultan Thaha Jambi.
Pelaku sempat melarikan diri ketika koper miliknya diperiksa oleh petugas Aviation Security (Avsec). Namun, berkat koordinasi cepat dan penelusuran melalui rekaman CCTV serta penyelidikan lanjutan, petugas berhasil menangkap pelaku di sebuah hotel di Kota Jambi.
Saat ini, penyidik BNNP Jambi masih terus mengembangkan perkara tersebut untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang diduga terlibat dalam upaya penyelundupan tersebut. (DVD)
Bupati Merangin Diduga Blokir Wartawan, KIP Ingatkan Hak Publik atas Informasi
KIP Jambi Tegas: Bupati Tak Boleh Blokir Wartawan dan Menolak Informasi Publik
Prabowo Dijadwalkan ke Jambi, Kolam Retensi Pal Lima Dikebut agar Ikut Diresmikan
Ketua DPRD Jambi Minta Keamanan Bandara Dievaluasi Total Usai 2 Kg Sabu Digagalkan BNNP
Maulana Angkat Tangan Soal Antrean BBM, Minta Pertamina dan Polisi Bertindak
Polsek Kumpeh Ulu Tangani 14 Kasus Pidana, Selesaikan 18 Perkara dalam Semester I 2026
Pemkab Tebo Perkuat Pengelolaan Pengaduan, Warga Diajak Manfaatkan SP4N-LAPOR!