PKS Jambi Silaturahmi ke GMNI, Bahas Isu Pemuda hingga Dinamika Politik

Senin, 07 September 2026 - 09:30:01 WIB - Dibaca: 73 kali

PKS Jambi dan GMNI Jambi saat berdiskusi membahas isu kepemudaan dan dinamika politik di Sekretariat GMNI Provinsi Jambi. Foto: Rahim
PKS Jambi dan GMNI Jambi saat berdiskusi membahas isu kepemudaan dan dinamika politik di Sekretariat GMNI Provinsi Jambi. Foto: Rahim ()

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI - Bidang Kepemudaan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Jambi memperkuat komunikasi dengan organisasi kepemudaan (OKP). Salah satunya melalui silaturahmi dengan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Provinsi Jambi.

Pertemuan tersebut digelar di Sekretariat GMNI Provinsi Jambi, Sabtu (5/9/2026). Dari PKS Jambi hadir Kabid Kepemudaan Habibullah dan Sekretaris Bidang Kepemudaan Azizan. Sementara dari GMNI hadir Ketua GMNI Provinsi Jambi Laoudwing Syarif bersama jajaran pengurus.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan terbuka. Selain membahas persoalan kepemudaan, diskusi turut menyinggung dinamika politik serta berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda.

Bagi PKS Jambi, komunikasi dengan OKP menjadi bagian dari upaya memperluas ruang dialog dengan kelompok kepemudaan di luar struktur partai. Masukan dari organisasi eksternal dinilai penting untuk melihat persoalan pemuda dari beragam perspektif.

Kabid Kepemudaan PKS Provinsi Jambi Habibullah mengatakan pemuda tidak seharusnya hanya menjadi objek kebijakan. Menurutnya, anak muda perlu dilibatkan dalam proses dialog dan pembangunan.

"Silaturahmi ini bukan sekadar kunjungan formal. Kami ingin mendengar langsung bagaimana teman-teman OKP melihat kondisi pemuda hari ini, termasuk persoalan sosial, politik, pendidikan, ekonomi, dan ruang aktualisasi anak muda," ujar Habibullah.

Dia juga menyebut dialog dengan organisasi kepemudaan menjadi kesempatan bagi PKS untuk mendapatkan pandangan dari luar mengenai persepsi publik terhadap partai.

"Kami juga terbuka menerima kritik dan masukan. Bagi kami, mendengar perspektif dari luar itu penting. Jangan sampai partai hanya mendengar suara dari internalnya sendiri. Justru dialog seperti ini membantu kami melakukan evaluasi dan memperbaiki diri," tambahnya.

Dalam diskusi tersebut, peserta membahas pentingnya menyediakan ruang yang sehat bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan dan terlibat dalam berbagai persoalan sosial serta kebangsaan.

Pembahasan kemudian berkembang pada dinamika politik. PKS Jambi dan GMNI Jambi menyoroti pentingnya membangun budaya komunikasi politik yang sehat, kritis, dan konstruktif di kalangan generasi muda.

Pertemuan itu juga mendorong adanya ruang diskusi kepemudaan yang mempertemukan organisasi dengan latar belakang serta pandangan berbeda.

Habibullah menegaskan perbedaan organisasi maupun pilihan politik tidak semestinya menjadi penghalang untuk membangun komunikasi.

"Kita boleh berbeda organisasi, berbeda pilihan politik, bahkan berbeda sudut pandang. Tetapi kita tetap bisa duduk bersama, berdiskusi, saling mendengar, dan mencari titik temu untuk kepentingan pemuda dan masyarakat Jambi," tegasnya. (Rhm)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA