JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi menggelar kegiatan Peningkatan Kompetensi Bendahara di Amphiteater Lantai 4 Gedung Rektorat, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan, dan profesional di lingkungan kampus.
Kegiatan dibuka Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN STS Jambi, Dr. Pahmi SY, M.Si, serta diikuti Wakil Dekan II, bendahara pembantu pengeluaran, dan pengelola keuangan dari seluruh unit kerja.
Dalam sambutannya, Dr. Pahmi menegaskan bahwa perencanaan program kerja yang matang menjadi fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang efektif. Karena itu, setiap unit kerja diminta menyusun program secara terukur, sesuai kebutuhan, dan menghasilkan output yang jelas.
"Seluruh program harus direncanakan dengan baik. Outputnya harus jelas, terukur, dan memberikan dampak positif bagi kemajuan universitas," ujarnya.
Ia mengatakan seluruh sivitas akademika memiliki tanggung jawab yang sama untuk mewujudkan tata kelola yang semakin berkualitas. Menurutnya, pengelolaan keuangan tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga harus mampu menghasilkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Setiap rupiah anggaran harus dikelola secara efektif, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya.
Kegiatan yang digagas Satuan Pemeriksa Internal (SPI) UIN STS Jambi ini juga menjadi bagian dari penguatan sistem pengendalian internal di lingkungan kampus.
Kepala SPI UIN STS Jambi, Dr. Novi Mubyarto, mengatakan peningkatan kompetensi bendahara dan pengelola keuangan menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan regulasi pengelolaan keuangan negara.
"Kami berharap kegiatan ini dapat menambah pemahaman para bendahara dan seluruh pengelola keuangan di lingkungan UIN STS Jambi. Dengan meningkatnya kompetensi, pengelolaan keuangan akan semakin tertib, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya.
Ia menambahkan, penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi langkah strategis untuk meminimalkan potensi kesalahan administrasi maupun pertanggungjawaban keuangan. Karena itu, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan pengelola keuangan kampus.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan pembekalan dari narasumber Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jambi.
Pada sesi pertama, Tomy Sabila Rosadi memaparkan materi tentang penatausahaan dan pengelolaan keuangan oleh bendahara, termasuk ketentuan administrasi keuangan sesuai regulasi perbendaharaan.
Sementara itu, Kusmana pada sesi berikutnya menyampaikan materi mengenai pertanggungjawaban dan penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara. Peserta dibekali pemahaman mengenai tahapan penyusunan LPJ yang benar serta pentingnya kelengkapan dokumen pendukung dalam setiap transaksi keuangan.
Melalui kegiatan ini, UIN STS Jambi berharap kapasitas pengelola keuangan terus meningkat sehingga mampu mendukung reformasi birokrasi, memperkuat kualitas pelayanan administrasi, serta mendorong terwujudnya tata kelola keuangan kampus yang profesional dan berkelanjutan. (Rhm)
PKS Jambi Silaturahmi ke GMNI, Bahas Isu Pemuda hingga Dinamika Politik
HKTI Jambi Ingatkan Pengusaha Perkebunan: Jangan Buka Lahan dengan Membakar
Kualitas Udara Tebo Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat, Ini Tanggapan Ketua Fraksi Golkar DPRD Tebo
Politik Identitas Bukan Alat Tawar Proyek, HIPSI Jambi Soroti Isu “Putra Daerah”
Kabut Asap Menyelimuti, Ratusan Warga Kumpeh Ulu Gelar Salat Istisqa
Volume Sampah Kota Jambi Capai 400 Ton Sehari, Warga Diminta Pilah dari Rumah
Bunda PAUD Jambi: Anak Disleksia Bukan Tak Pintar, Tapi Butuh Pendampingan Tepat