JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Pembangunan box culvert di jalan utama Desa Rejo Sari, Kecamatan Tabir Ilir, Kabupaten Merangin mulai dikerjakan. Warga menyambut baik dimulainya proyek tersebut karena dinilai akan mengatasi persoalan akses jalan yang selama ini kerap terganggu, terutama saat musim hujan.
Pembangunan box culvert dilakukan di ruas jalan utama desa yang menjadi jalur mobilitas masyarakat. Infrastruktur itu diharapkan mampu memperlancar arus kendaraan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga yang selama ini bergantung pada akses jalan tersebut.
Salah seorang warga Dusun Rejo Sari, Roni, mengatakan pembangunan box culvert memang sudah lama dinantikan masyarakat. Menurutnya, kondisi jalan sering sulit dilalui ketika hujan turun karena genangan air menghambat kendaraan yang melintas.
"Kalau musim hujan jalan ini sering tergenang, kendaraan jadi susah lewat. Kami senang sekarang sudah mulai dibangun. Mudah-mudahan cepat selesai supaya aktivitas warga lebih lancar," kata Roni, Jumat (7/8/2026).
Roni berharap pengerjaan proyek dapat diselesaikan sesuai target tanpa kendala. Sebab, jalan tersebut menjadi akses utama masyarakat untuk bekerja, mengangkut hasil pertanian, hingga mengantar anak ke sekolah.
"Jalan ini dipakai setiap hari. Bukan hanya warga yang pergi bekerja, tapi juga kendaraan yang mengangkut hasil kebun. Kalau aksesnya bagus tentu sangat membantu perekonomian masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Camat Tabir Ilir Azhar Efendi mengatakan pembangunan box culvert merupakan kebutuhan masyarakat karena selama ini kondisi jalan kerap menjadi kendala saat musim hujan.
"Pembangunan box culvert ini sangat penting untuk mendukung kelancaran arus kendaraan maupun mobilitas warga," ujarnya. (Sab)
62 Titik Hotspot Terdeteksi di Tebo, Dominan di Kecamatan Sumay
Tangkap Lepas, Demo Jilid II Desak Polda Jambi Transparan Soal Dua Excavator Pulau Rayo
Konsolidasi Golkar Tebo Berlanjut, Irmawan Ginting Kembali Pimpin Serai Serumpun
Kades Pematang Sapat Tebo Kembali Ditegur, Terancam Diberhentikan Sementara
APBD 2027 Tak Anggarkan Jalan Simpang Betung–Pintas, Warga 11 Desa Ancam Gelar Aksi Besar-Besaran