JAMBIPRIMA.COM, BUNGO — Semangat kebersamaan dan nasionalisme mewarnai Lomba Rakyat yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bungo di Lapangan Karya Bakti, Minggu (23/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut hari jadi ke-25 Partai Demokrat yang jatuh pada 9 September 2026, sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Lomba rakyat ini dibuka langsung Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bungo, H. Pardinan, S.M. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus dan kader partai, simpatisan serta masyarakat umum, khususnya warga RT 02 dan RT 03 RW 01, Kelurahan Bungo Barat, Kecamatan Pasar Muara Bungo.
Berbagai permainan tradisional hingga permainan kekinian disiapkan panitia. Mulai dari tarik tambang, balap karung, makan kerupuk, panjat pinang, estafet tepung, joget balon, mengeluarkan bola dari kardus hingga rebutan kursi.
Sejak kegiatan dimulai, suasana Lapangan Karya Bakti tampak dipenuhi warga. Anak-anak, remaja hingga orang tua ikut ambil bagian dalam perlombaan. Tawa, sorak-sorai dan yel-yel dari peserta menggema di tengah suasana perayaan kemerdekaan.
Bagi DPC Partai Demokrat Bungo, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang hiburan masyarakat. Lomba rakyat juga dijadikan ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kedekatan antara partai dengan masyarakat.
“Ini bukan sekadar lomba. Ini bentuk syukur kami atas 25 tahun Partai Demokrat mengabdi untuk rakyat, sekaligus memeriahkan 81 tahun Indonesia Merdeka. Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat lewat kegiatan yang sederhana tapi penuh makna,” ujar H. Pardinan di hadapan warga.
Menurut Pardinan, kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung memiliki nilai penting. Selain menghadirkan hiburan, perlombaan rakyat menjadi sarana untuk mempertemukan masyarakat dalam suasana yang santai, tanpa sekat dan penuh kebersamaan.
Saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026), H. Pardinan kembali menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sengaja dikemas secara sederhana agar masyarakat dapat ikut terlibat secara langsung.
Menurutnya, momentum HUT ke-25 Partai Demokrat menjadi kesempatan bagi jajaran partai untuk tidak hanya melakukan kegiatan internal, tetapi juga berbagi kebahagiaan bersama masyarakat.
“Kita ingin momentum 25 tahun Partai Demokrat ini dirasakan juga oleh masyarakat. Karena perjalanan sebuah partai tentu tidak terlepas dari dukungan dan keberadaan masyarakat,” kata Pardinan.
Ia mengatakan, kegiatan seperti Lomba Rakyat juga menjadi salah satu cara untuk menjaga komunikasi dengan masyarakat. Interaksi yang berlangsung dalam suasana santai dinilai dapat memperkuat hubungan sosial sekaligus membangun rasa kebersamaan.
“Dengan kegiatan seperti ini, kita bisa berkumpul, bercanda dan bersilaturahmi. Tidak ada jarak antara pengurus, kader, simpatisan dan masyarakat. Semuanya membaur bersama,” ujarnya.
Pardinan menambahkan, semangat yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan kemerdekaan. Gotong royong, persatuan dan kebersamaan merupakan modal penting dalam kehidupan bermasyarakat.
“Semangat kemerdekaan bukan hanya kita rayakan melalui upacara, tetapi juga bagaimana kita menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” katanya.
Beragam perlombaan yang digelar juga memiliki daya tarik tersendiri. Tarik tambang misalnya, membutuhkan kekompakan dan kerja sama tim. Begitu pula estafet tepung dan permainan lainnya yang mengandalkan koordinasi serta kebersamaan para peserta.
Sementara bagi anak-anak, balap karung, makan kerupuk dan permainan lainnya menjadi ruang untuk menikmati suasana kemerdekaan dengan cara yang sederhana. Orang tua dan masyarakat yang hadir pun turut memberikan dukungan dengan sorakan dan tepuk tangan.
Panitia juga menyediakan hadiah menarik serta doorprize. Hal tersebut semakin meningkatkan antusiasme peserta untuk mengikuti setiap perlombaan hingga selesai.
Di balik kemeriahan tersebut, kegiatan ini memperlihatkan bagaimana ruang-ruang sosial di tingkat lingkungan dapat menjadi tempat untuk memperkuat hubungan masyarakat. Lapangan yang biasanya menjadi tempat aktivitas warga, pada momentum tersebut berubah menjadi arena kebersamaan.
Pardinan berharap semangat yang muncul dalam kegiatan tersebut tidak berhenti setelah perlombaan berakhir. Ia ingin kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin Partai Demokrat ke depan semakin solid, semakin dicintai rakyat, dan terus berjuang untuk Indonesia yang lebih maju,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah ikut menyukseskan kegiatan tersebut, khususnya warga RT 02 dan RT 03 RW 01 Kelurahan Bungo Barat.
“Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada warga RT 02 dan 03 RW 01 Bungo Barat atas partisipasi dalam kegiatan ini,” tukas Pardinan.
Dengan menggabungkan momentum hari jadi partai dan peringatan HUT Kemerdekaan RI, Lomba Rakyat DPC Partai Demokrat Bungo menjadi lebih dari sekadar agenda perlombaan.
Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk merawat silaturahmi, menumbuhkan semangat gotong royong dan memperkuat kedekatan antara partai dengan masyarakat. Di tengah suasana perayaan kemerdekaan, kesederhanaan kegiatan justru menjadi kekuatan untuk menghadirkan kebersamaan secara langsung di tengah warga. (Sab)
Pemkab Bungo Sampaikan KUA-PPAS APBD 2027, Tekanan Fiskal Capai Rp280 Miliar
Danrem 042/Gapu Pantau Karhutla di Tahura Batanghari, Petugas Dapat Dukungan Vitamin
2 Buaya Tersangkut Saat Warga Bungo Buka Lubuk Larangan, Keduanya Dilepas
Peduli Warga, Babinsa Dampingi Penyaluran BLT DD Triwulan III di Bungo
Polisi Tangkap Pemuda 21 Tahun di Bungo, 3,22 Gram Sabu Disita
Khalis Mustiko Buka Muscam VI, Hananto Kembali Nahkodai Golkar Rimbo Ilir