ISPU Kota Jambi Membaik, Maulana Minta Warga Tak Lengah, 25 Ribu Masker Dibagikan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:22:59 WIB - Dibaca: 96 kali

Pemkot Jambi Bagikan 25.000 masker untuk warga.
Pemkot Jambi Bagikan 25.000 masker untuk warga. (David )

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Kualitas udara Kota Jambi mulai membaik setelah sebelumnya masuk kategori Tidak Sehat. Namun, Pemerintah Kota Jambi meminta masyarakat tetap waspada karena kondisi udara masih dapat berubah sewaktu-waktu.

Berdasarkan pemantauan Stasiun Jambi Paal Lima, ISPU pada Rabu (26/8/2026) pukul 19.00 WIB tercatat 120 dengan parameter kritis PM2.5 atau kategori Tidak Sehat.

Sehari kemudian, Kamis (27/8/2026) pukul 10.00 WIB, ISPU turun menjadi 96 dan masuk kategori Sedang. Konsentrasi PM10 juga turun dari 64 menjadi 53.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan perbaikan tersebut merupakan kabar baik, tetapi masyarakat tidak boleh lengah.

“Memang hari ini kondisi udara sudah mulai membaik, tetapi kita tidak boleh lengah. Kualitas udara ini bisa berubah dengan cepat,” ujar Maulana saat membagikan masker bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Aljosha Hazrin, Sekda Kota Jambi A Ridwan dan jajaran di kawasan Tugu Keris Siginjai, Kamis (27/8/2026).

Maulana mengimbau masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan, terutama pengendara sepeda motor, tetap menggunakan masker dan mengecek kondisi ISPU sebelum beraktivitas.

Pemkot Jambi juga terus melakukan langkah antisipasi. Kepala BPBD Kota Jambi Doni Sumatriadi mengatakan sebanyak 25.000 masker disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat.

Selain itu, sekitar 600 masker disediakan bagi tenaga kesehatan dan pasien di sejumlah puskesmas, terutama untuk memberikan perlindungan bagi kelompok yang lebih rentan.

Maulana meminta perhatian khusus diberikan kepada anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

“Bagi masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan, anak-anak, lansia, dan kelompok sensitif lainnya, tentu harus lebih kita lindungi,” katanya.

Pemkot Jambi juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan kualitas udara melalui ISPU.Net. Warga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara kembali memburuk.

Meski ISPU telah turun dari 120 menjadi 96, kondisi udara masih dinilai perlu diwaspadai karena bersifat fluktuatif dan dapat kembali memburuk seiring perkembangan kabut asap dan Karhutla.

“Cek ISPU sebelum beraktivitas, gunakan masker jika harus keluar dan kurangi aktivitas di luar apabila kualitas udara kembali memburuk,” tegas Maulana. (DVD)





BERITA BERIKUTNYA