Kualitas Udara Memburuk, Sekolah di Muaro Jambi Belajar Daring 3 Hari

Senin, 07 September 2026 - 10:43:47 WIB - Dibaca: 110 kali

Kondisi udara di salah satu ruas jalan di Muaro Jambi tampak berkabut akibat polusi, sementara sejumlah siswa masih terlihat beraktivitas di luar rumah. Foto: Rahim
Kondisi udara di salah satu ruas jalan di Muaro Jambi tampak berkabut akibat polusi, sementara sejumlah siswa masih terlihat beraktivitas di luar rumah. Foto: Rahim ()

JAMBIPRIMA.COM, MUARO JAMBI- Kualitas udara di Kabupaten Muaro Jambi kembali memburuk. Indeks kualitas udara yang tercatat berada di kisaran 172 hingga 249 PM2,5 membuat kondisi udara masuk kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.

Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mengambil langkah pencegahan. Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno menginstruksikan sekolah jenjang TK, PAUD, SD hingga SMP menghentikan sementara pembelajaran tatap muka.

Kebijakan itu berlaku selama tiga hari, yakni Senin hingga Rabu, 7-9 September 2026. Selama kebijakan berlangsung, kegiatan belajar mengajar dialihkan ke sistem daring dari rumah.

Bambang mengatakan keputusan tersebut diambil untuk mengurangi risiko paparan polusi udara terhadap anak-anak. Menurutnya, kesehatan dan keselamatan peserta didik harus menjadi perhatian utama di tengah memburuknya kualitas udara.

"Keselamatan dan kesehatan anak-anak kita menjadi prioritas. Ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat, pembelajaran daring adalah langkah pencegahan yang paling rasional untuk sementara waktu," kata Bambang.

Meski siswa belajar dari rumah, para guru dan tenaga pendidik tetap diwajibkan menjalankan tugas dari sekolah masing-masing. Mereka diminta memanfaatkan berbagai platform pembelajaran yang tersedia serta tetap menggunakan masker sebagai langkah perlindungan dari paparan polusi.

Kepala satuan pendidikan juga diminta memastikan kegiatan belajar daring tetap berjalan dengan baik. Pemantauan dilakukan agar proses pendidikan selama masa pengalihan pembelajaran tetap berlangsung optimal.

Pemkab Muaro Jambi juga mengimbau orang tua atau wali ikut memantau kondisi kesehatan anak selama berada di rumah. Aktivitas di luar rumah yang tidak mendesak diminta untuk dibatasi.

"Kami meminta orang tua ikut mengawasi kondisi kesehatan anak. Untuk sementara, aktivitas di luar rumah yang tidak diperlukan sebaiknya dibatasi," ujarnya. (Rhm)





BERITA BERIKUTNYA