JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Radio Republik Indonesia (RRI) Jambi kembali menggelar Audisi Bintang Radio 2026. Tahun ini, antusiasme peserta cukup tinggi. Jumlah pendaftar bahkan melampaui target awal yang ditetapkan panitia.
Ketua Pelaksana Hari Radio RRI Jambi, M. Ali Yudin, mengatakan panitia awalnya menargetkan 30 peserta. Namun, hingga pendaftaran ditutup, jumlah peserta yang mendaftar mencapai 45 orang.
Karena jumlah peserta cukup banyak, proses audisi tidak dilakukan sekaligus. Tahapan seleksi dibagi dalam beberapa sesi agar seluruh peserta dapat mengikuti proses dengan baik.
Pada audisi hari pertama yang digelar Senin (7/9/2026), sebanyak 20 peserta mengikuti seleksi. Mereka nantinya akan membawakan dua lagu, yakni lagu pop dan lagu daerah. Penampilan untuk kedua kategori lagu tersebut dijadwalkan pada hari yang berbeda.
Pelaksanaan Bintang Radio 2026 kali ini juga mengikuti ketentuan dari tingkat pusat. Alhasil, seluruh rangkaian kompetisi tidak bisa dituntaskan dalam satu atau dua hari seperti pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya.
Tak hanya kemampuan bernyanyi, peserta juga harus mampu membangun dukungan dari masyarakat. Sebab, sistem voting menjadi salah satu komponen penilaian dalam kompetisi tahun ini.
Porsi penilaian dari dewan juri mencapai 70 persen, sedangkan 30 persen lainnya berasal dari voting masyarakat. Sistem tersebut dinilai menjadi bagian dari adaptasi RRI terhadap perkembangan media sosial.
Ali menyebut keberadaan media sosial membuat peserta dituntut tidak hanya mempunyai kemampuan vokal. Mereka juga perlu membangun basis penggemar dan menjangkau masyarakat melalui platform digital.
“Peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan bernyanyi, tetapi juga bagaimana membangun dukungan dan menarik perhatian masyarakat melalui media sosial,” kata Ali Yudin. (Rhm)
Setetes Darah untuk Sesama, Gerakan Kampung Donor Darah PMI Jambi Terus Diperluas
PKS Jambi Silaturahmi ke GMNI, Bahas Isu Pemuda hingga Dinamika Politik
HKTI Jambi Ingatkan Pengusaha Perkebunan: Jangan Buka Lahan dengan Membakar
Kualitas Udara Tebo Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat, Ini Tanggapan Ketua Fraksi Golkar DPRD Tebo
Politik Identitas Bukan Alat Tawar Proyek, HIPSI Jambi Soroti Isu “Putra Daerah”
Kabut Asap Menyelimuti, Ratusan Warga Kumpeh Ulu Gelar Salat Istisqa
Bukan Sekadar Reboisasi, Merawat Hutan Rio Kemunyang untuk Menjaga Hulu Merangin