Danrem 042/Gapu Pantau Karhutla di Tahura Batanghari, Petugas Dapat Dukungan Vitamin

Selasa, 08 September 2026 - 10:25:19 WIB - Dibaca: 84 kali

Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin meninjau langsung lokasi Karhutla di kawasan Tahura Batanghari, Senin (7/9/2026). Foto: Penrem 042/Gapu.
Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin meninjau langsung lokasi Karhutla di kawasan Tahura Batanghari, Senin (7/9/2026). Foto: Penrem 042/Gapu. ()

JAMBIPRIMA.COM, BATANGHARI - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi terus diperkuat. Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin turun langsung meninjau lokasi Karhutla di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura), Kabupaten Batanghari, Senin (7/9/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Danrem didampingi Kasiops Korem 042/Gapu. Turut terlibat Kepala BPBD Kabupaten Batanghari, personel TNI/Polri, Manggala Agni, BPBD, BWS Wilayah Sumatera IV, serta masyarakat.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi kebakaran sekaligus memastikan proses penanganan dan pemadaman di lapangan berjalan optimal. Danrem juga berkoordinasi dengan sejumlah unsur terkait untuk mengetahui perkembangan situasi serta langkah yang dilakukan dalam mengendalikan api.

Di tengah penanganan Karhutla, Danrem turut memberikan dukungan berupa makanan dan vitamin kepada para petugas yang berada di lokasi. Bantuan itu diberikan sebagai bentuk perhatian kepada personel yang berjibaku di lapangan sekaligus membantu menjaga stamina selama menjalankan tugas.

Kesiapan personel dan koordinasi antarunsur menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla di kawasan Tahura Batanghari. Setiap unsur bergerak sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.

Kehadiran unsur gabungan di lokasi juga menunjukkan sinergi berbagai pihak dalam menghadapi ancaman Karhutla di Jambi. Upaya pemadaman, pendinginan, pemantauan, hingga pencegahan terus dilakukan secara terpadu untuk menekan risiko kebakaran meluas.

Danrem 042/Gapu mengajak masyarakat turut menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Hal ini dinilai penting mengingat kondisi cuaca masih dapat meningkatkan risiko terjadinya Karhutla.

"Penanganan Karhutla membutuhkan gerak cepat, sinergi, dan kepedulian bersama. TNI bersama seluruh unsur terkait akan terus mendukung upaya pemerintah dalam melindungi kawasan hutan, lingkungan, dan masyarakat dari ancaman Karhutla," kata Brigjen TNI Nyamin. (San)





BERITA BERIKUTNYA