JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan perkebunan kelapa sawit di Km 30, Jalan Lintas Sumatera, Dusun Perenti Luweh, Kecamatan Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo. Kebakaran terjadi pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Kapolsek Tanah Tumbuh AKP Gazali mengatakan kebakaran diketahui setelah polisi menerima laporan dari masyarakat. Petugas kemudian mendatangi lokasi bersama tim pemadam kebakaran dan warga.
“Segera setelah menerima informasi dari masyarakat, personel Polsek Tanah Tumbuh bergerak cepat bersama petugas pemadam kebakaran dan warga sekitar menuju lokasi guna melakukan penanganan,” kata Gazali.
Dari hasil pengecekan, area perkebunan yang terbakar memiliki luas sekitar 1 hektare. Namun, lahan yang terdampak api diperkirakan sekitar seperempat hektare.
Menurut keterangan awal di lokasi, api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan di tepi jalan. Rumput dan semak yang kering membuat api mudah menjalar ke areal perkebunan.
Petugas Polsek Tanah Tumbuh bersama Bhabinkamtibmas Dusun Perenti Luweh, Damkar Kecamatan Tanah Sepenggal dan warga kemudian melakukan pemadaman secara bersama-sama.
“Berkat kesigapan petugas dan masyarakat, api berhasil dipadamkan dan tidak merambat ke area lainnya,” ujarnya.
Polisi memastikan tidak ada perluasan kebakaran setelah api berhasil dikendalikan. Kondisi di sekitar lokasi juga dinyatakan aman.
“Untuk kondisi saat ini, api sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya, dan situasi di lokasi kejadian sudah dinyatakan aman serta terkendali,” kata Gazali. (Sab)
Karhutla Hanguskan 10 Hektare Lahan di Sungai Mengkuang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Kebakaran Hanguskan 1 Bangunan dan 5 Kios di Talang Banjar, 40 Personel Dikerahkan
BMKG Prediksi Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Jambi 10-11 September, Asap Berpotensi Berkurang
2 Buaya Tersangkut Saat Warga Bungo Buka Lubuk Larangan, Keduanya Dilepas
Kualitas Udara Tebo Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat, Ini Tanggapan Ketua Fraksi Golkar DPRD Tebo
Kebun Sawit dan Karet Warga Bungo Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki