ISPA di Kota Jambi, Pasien Dewasa Lebih Banyak Mengeluh Batuk dan Sakit Tenggorokan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:38:07 WIB - Dibaca: 242 kali

Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi, tempat pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami keluhan ISPA. Foto: Rahim
Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi, tempat pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami keluhan ISPA. Foto: Rahim ()

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Keluhan batuk dan sakit tenggorokan menjadi gejala yang banyak ditemukan pada pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang berobat ke Puskesmas Putri Ayu, Kota Jambi. Pasien yang datang berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Kepala Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi, Raodah, mengatakan pasien dewasa tercatat lebih banyak dibandingkan anak-anak. Keluhan batuk umumnya menjadi gejala utama yang disampaikan pasien saat menjalani pemeriksaan.

“Keluhan pada umumnya batuk dan biasanya disertai sakit tenggorokan. Jadi, keluhan ISPA pada umumnya batuk,” kata Raodah, Senin (19/10/2026).

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena gangguan saluran pernapasan dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari masyarakat. Meski batuk dan sakit tenggorokan tidak selalu menandakan ISPA, masyarakat perlu memperhatikan perkembangan gejala dan tidak mengabaikan kondisi kesehatan yang memburuk.

Raodah mengingatkan masyarakat agar melakukan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan. Salah satunya dengan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama saat kondisi lingkungan kurang mendukung kesehatan pernapasan.

Selain itu, masyarakat dianjurkan mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak diperlukan. Menjaga pola konsumsi makanan dan minuman juga menjadi bagian dari upaya memelihara kondisi tubuh agar tetap sehat.

Puskesmas Putri Ayu, lanjutnya, telah menyediakan oksigen dan obat-obatan untuk menunjang pelayanan kepada pasien sesuai kebutuhan medis. Ketersediaan tersebut ditujukan untuk mendukung penanganan pasien yang datang berobat.

Masyarakat juga diminta tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami keluhan yang semakin berat. Kesulitan bernapas, misalnya, merupakan tanda bahaya yang membutuhkan pertolongan medis segera.

Di tengah keluhan gangguan pernapasan yang dirasakan masyarakat, kewaspadaan tidak hanya diperlukan ketika seseorang mulai sakit. Penggunaan masker, pembatasan aktivitas di luar rumah saat tidak diperlukan, serta pemeriksaan medis ketika gejala memburuk menjadi langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan.

Sementara itu, Neni, warga Sungai Puri, mengatakan masyarakat perlu lebih memperhatikan kesehatan ketika mengalami batuk atau sakit tenggorokan. Ia berharap warga tidak menganggap remeh gejala yang dirasakan dan segera mencari pertolongan apabila kondisi tubuh semakin memburuk.

“Kalau sudah batuk dan sakit tenggorokan, sebaiknya jangan dianggap sepele. Kita harus menjaga kesehatan dan segera berobat kalau kondisinya semakin parah,” ujar Neni. (rhm)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA