Kemenag Jambi Beberkan 7 Agenda Guru Madrasah, PPG 2026 Dibuka 21-27 Oktober

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:46:52 WIB - Dibaca: 255 kali

Ketua Tim Pengelolaan Tenaga Pendidik Kanwil Kemenag Jambi, Rifkayanti, saat memimpin apel kedisiplinan ASN, Rabu (21/10/2026). Foto: Rahim
Ketua Tim Pengelolaan Tenaga Pendidik Kanwil Kemenag Jambi, Rifkayanti, saat memimpin apel kedisiplinan ASN, Rabu (21/10/2026). Foto: Rahim ()

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jambi memaparkan tujuh agenda strategis pengelolaan guru dan tenaga kependidikan (GTK) madrasah. Agenda tersebut mencakup pencairan tunjangan profesi, pembukaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2026, uji kompetensi, hingga digitalisasi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI).

Ketujuh agenda itu disampaikan Ketua Tim Pengelolaan Tenaga Pendidik (Guru) Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Rifkayanti, saat memimpin Apel Kedisiplinan ASN di halaman kantor setempat, Rabu (21/10/2026).

Salah satu agenda yang menjadi perhatian ialah penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) Non-ASN tahun 2026 dengan alokasi anggaran Rp69 miliar. Penyaluran tunjangan tersebut saat ini telah memasuki periode September 2026 dan menyasar 2.340 guru.

Rifkayanti mengingatkan guru yang belum menerima pencairan agar memeriksa kelengkapan absensi digital. Pasalnya, ketidaklengkapan absensi dapat menyebabkan nama guru tidak masuk dalam penerbitan Surat Keputusan Analisis Kelayakan Penerima Tunjangan (SKAKPT) di tingkat pusat.

Sementara itu, penyaluran TPG bagi guru ASN dilakukan langsung oleh Kantor Kemenag kabupaten/kota masing-masing.

Agenda kedua berkaitan dengan tunjangan insentif bagi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (GBPNS). Tahapan sosialisasi dan verifikasi berkas pendaftaran yang berlangsung pada 1-10 Oktober 2026 telah diselesaikan oleh Kanwil Kemenag dan Kantor Kemenag kabupaten/kota. Adapun penyalurannya menjadi kewenangan Kementerian Agama RI.

Pada agenda ketiga, Kemenag Jambi juga memproses pelaksanaan Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Jabatan (UKKJ) guru. Dari total 418 guru yang mendaftar, sebanyak 388 orang dinyatakan lolos verifikasi berkas, tujuh orang diminta melakukan perbaikan, sedangkan 18 orang ditolak secara permanen.

Hasil verifikasi tersebut dapat dipantau melalui portal SIMPKB Kemenag Pendis. UKKJ menjadi salah satu persyaratan kenaikan jenjang maupun perpindahan jabatan guru sesuai ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya, Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) periode 2026 telah dilaksanakan pada 5-9 Oktober 2026. Peserta merupakan guru dan tenaga kependidikan yang memperoleh pemberitahuan jadwal resmi melalui akun Symfoni/MCK masing-masing.

Di bidang transformasi digital, Kemenag Jambi turut mengikuti gerakan GEMA AI atau Gerakan Madrasah Paham AI yang diluncurkan melalui kerja sama Kemenag dengan Google for Education.

Tim GEMA AI Provinsi Jambi saat ini mengikuti kompetisi Liga GEMA AI tingkat nasional. Penilaian mencakup aktivasi akun Google Workspace for Education, partisipasi dalam pelatihan, serta persentase guru yang memiliki sertifikasi Gemini Certified Educator.

Penilaian berlangsung hingga 21 November 2026. Pemenang dijadwalkan diumumkan pada puncak peringatan Hari Guru Madrasah 2026 di Jakarta.

Agenda kelima dalam penguatan mutu tenaga pendidik berkaitan dengan percepatan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Peserta PPG Transformasi Batch 1 hingga 3 tahun 2025 telah memperoleh Nomor Registrasi Guru (NRG), sedangkan pencairan tunjangan sertifikasi telah dilakukan pada tahun ini.

Adapun peserta Batch 4 yang menyelesaikan program pada awal 2026 dijadwalkan menerima pencairan sertifikasi melalui anggaran 2027.

Pendaftaran PPG Madrasah tahun 2026 dibuka pada 21-27 Oktober 2026, khusus bagi guru yang diangkat paling lambat 31 Desember 2025. Guru yang telah lolos verifikasi tetapi belum tertampung pada tahun ini akan diprioritaskan pada tahun berikutnya tanpa harus menjalani verifikasi ulang.

Selain itu, Tim GTK tengah melakukan penyesuaian dan pemetaan ulang lokasi penugasan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi 2023 dan 2024. Langkah tersebut bertujuan agar penempatan guru lebih tepat dan mendekati madrasah asal.

Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jambi juga mengonfirmasi keterlibatan 31 kepala madrasah negeri dan Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), serta Madrasah Aliyah (MA) dalam kegiatan Indonesia Economic Syariah 2026 yang diselenggarakan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Menutup amanatnya, Rifkayanti mengajak seluruh ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Jambi untuk mendukung pelaksanaan berbagai program tersebut. Dukungan itu diperlukan agar pengelolaan guru semakin tertata dan kualitas pendidikan madrasah terus meningkat. (rhm)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA