Kabut Asap Mulai Berkurang, Disdikbud Bungo Kembali Berlakukan Belajar Tatap Muka Mulai 26 Oktober

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:16:13 WIB - Dibaca: 319 kali

Ilustrasi siswa kembali mengikuti pembelajaran tatap muka dengan mengenakan masker setelah kualitas udara di Kabupaten Bungo mulai membaik. Foto: Saudi
Ilustrasi siswa kembali mengikuti pembelajaran tatap muka dengan mengenakan masker setelah kualitas udara di Kabupaten Bungo mulai membaik. Foto: Saudi ()

JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, kembali memberlakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka atau luring bagi seluruh satuan pendidikan tingkat PAUD, TK, SD, dan SMP mulai Senin (26/10/2026).

Kebijakan tersebut diambil menyusul kondisi kualitas udara di Kabupaten Bungo yang mulai membaik setelah sebelumnya terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pemberlakuan kembali pembelajaran tatap muka itu disampaikan melalui edaran resmi Disdikbud Bungo yang ditujukan kepada seluruh kepala satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Bungo.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo, Ir. Hj. Annalukita, MM, menyampaikan bahwa membaiknya kualitas udara menjadi pertimbangan untuk mengembalikan aktivitas pembelajaran secara langsung di sekolah.

Meski demikian, pihak sekolah tetap diminta memperhatikan kesehatan dan keselamatan peserta didik selama proses belajar mengajar berlangsung.

Dalam edaran tersebut, Disdikbud Bungo menetapkan tiga ketentuan yang harus dipatuhi oleh seluruh satuan pendidikan selama pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

Pertama, sekolah tidak diperkenankan melaksanakan kegiatan pembelajaran di luar ruangan. Ketentuan ini diberlakukan untuk mengurangi risiko paparan udara yang belum sepenuhnya pulih.

Kedua, seluruh peserta didik diimbau tetap menggunakan masker selama mengikuti kegiatan pembelajaran di lingkungan sekolah.

Ketiga, tidak ada pengurangan jam pembelajaran. Artinya, kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung sesuai jadwal normal yang telah ditetapkan masing-masing sekolah.

Dengan diberlakukannya kebijakan tersebut, seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Bungo diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitas pembelajaran secara optimal dengan tetap mengutamakan kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik.

Disdikbud Bungo juga mengajak seluruh warga sekolah untuk tetap menjaga kesehatan serta mendukung kelancaran proses pendidikan sejalan dengan semangat program Bungo Pintar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo, Ir. Hj. Annalukita, MM, saat dikonfirmasi media pada Minggu (25/10/2026), membenarkan bahwa kegiatan belajar mengajar secara tatap muka kembali diberlakukan mulai Senin (26/10/2026).

“Sehubungan telah membaiknya kualitas udara di Kabupaten Bungo, maka dari itu kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan sistem luring atau pembelajaran tatap muka,” ujar Annalukita. (sab)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA