JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bungo terus diperkuat dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera melalui Seksi Wilayah III Manggala Agni Daops Sumatera XII/BUTE menggelar sosialisasi pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Dusun Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, sekaligus memperkuat langkah pencegahan sejak dini di tingkat dusun.
Sosialisasi ini dihadiri Babinsa Koramil 416-06/Muara Bungo, Serka Alhafiz, Camat Rimbo Tengah, Kasi Pemerintahan Kecamatan Rimbo Tengah, Rio Dusun Sungai Buluh Suwardi, Bhabinkamtibmas, para ketua RT dan RW, serta masyarakat yang menjadi peserta MPA.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan, mengenali potensi kebakaran, serta melakukan pelaporan secara cepat apabila ditemukan titik api di sekitar permukiman maupun kawasan hutan dan lahan.
Pembentukan MPA diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem deteksi dini kebakaran. Melalui keterlibatan warga, potensi munculnya titik api dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganan dapat segera dilakukan oleh petugas terkait.
Selain melakukan pemantauan, anggota MPA juga diharapkan mampu membantu upaya pencegahan dan penanganan awal kebakaran sesuai kemampuan serta prosedur keselamatan yang berlaku.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap upaya pengendalian karhutla melalui sinergi bersama pemerintah, Manggala Agni, aparat keamanan, dan masyarakat.
Sementara itu, Pemerintah Dusun Sungai Buluh turut mendukung pembentukan MPA sebagai upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Keberadaan kelompok tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara warga dan petugas dalam mengantisipasi ancaman kebakaran.
Kerja sama seluruh pihak dinilai penting mengingat kebakaran hutan dan lahan tidak hanya berpotensi merusak lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan gangguan kesehatan akibat kabut asap serta menghambat aktivitas masyarakat.
Babinsa Koramil 416-06/Muara Bungo, Serka Alhafiz, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pencegahan karhutla sejak dini.
"Pencegahan kebakaran hutan dan lahan membutuhkan kepedulian semua pihak. Kami berharap masyarakat semakin aktif menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran agar bisa ditangani lebih cepat," ujar Serka Alhafiz.
Sementara itu, Rio Dusun Sungai Buluh, Suwardi, menyambut baik kegiatan sosialisasi dan pembentukan MPA. Ia berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga wilayah dusun dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
"Kami sangat mendukung pembentukan Masyarakat Peduli Api ini. Harapan kami, masyarakat Sungai Buluh semakin peduli terhadap lingkungan dan bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Jangan sampai setelah terjadi kebakaran baru kita bergerak. Pencegahan harus dilakukan sejak dini," ujar Suwardi. (sab)
Parkir Liar Kembali Marak di Depan RSUD H. Hanafie Bungo, Warga Pertanyakan Penertiban
Polisi Tangkap Pria Asal Sumbar di Bungo, Sita 695 Gram Sabu dan 970 Butir Ekstasi
SPBU di Bungo Diduga Istimewakan Pelangsir Solar Subsidi, Warga Soroti Praktik Jual Beli Nomor Antre
Kemenag Bungo Serahkan Sertifikat Tanah Hibah MTs Nurul Ikhsan, Pengurus Berharap Jadi MTs Negeri Pe
Kabut Asap Mulai Berkurang, Disdikbud Bungo Kembali Berlakukan Belajar Tatap Muka Mulai 26 Oktober
Polisi Tangkap Pria di Bungo, Diduga Curi Motor hingga Barang Berharga Senilai Rp16 Juta
John Eka Powa dan Mursyid Sonsang Ajak Masyarakat Jambi Bijak Bermedsos, Waspadai Hoaks