Kapolres Minta Masyarakat Bersatu Perangi Hoax

Senin, 19 Maret 2018 - 15:53:09 WIB - Dibaca: 2858 kali

Hoax
Hoax (Ist/Jambione.com)

Jambione.com, Sarolangun-Maraknya pemberitaan palsu atau biasanya disebut hoax semakin meresahkan masyarakat. Menyusul hal itu, upaya mengantisipasi terganggunya kondusifitas keamanan dan penyebaran berita hoax.  jajaran Polres Sarolangun menghimbau agar masyarakat bersatu untuk tidak mudah percaya akan berita yang tidak jelas narasumber dan referensinya.

Hal ini dikatakan Kapolres Sarolangun  AKBP Dadan Wira Laksana, SIK, MAP saat dijumpai sejumlah wartawan kemarin. Dikatakannya bahwa masyarakat yang aktif menggunakan sosial media agar berhati-hati dalam menyebar berita yang mengandung ujar kebencian, apalagi membuat informasi yang tidak benar alias bohong. 

"Berita-berita hoax itu sangat berbahaya. Apalagi mengandung ujaran kebencian. Kita lihat saja negara di luar yang saat ini masih dalam konflik, itu salah satu penyebabnya adalah berita hoax yang terbiarkan tersebar," ujar Kapolres,  Jumat (16/03/2018) kemarin.

Maka dari itu, tindak lanjut dari anti hoax itu, pihaknya akan terus melaksanakan koordinasi dengan forkompinda dan elemen masyarakat. Sehingga ke depan manakala ada berita-berita bohong sesegera mungkin dapat diketahui dan cepat diklarifikasi di media cetak maupun di media online.

"Kita akan terus melakukan koordinasi dengan semua elemen masyarakat, karena berita hoax itu sangat berbahaya," terangnya lagi.

Meskipun demikian, ia mengakui bahwa sampai saat ini belum ditemukan berita-berita hoax yang dinilai berbahaya di wilayah hukum Polres Sarolangun. Meskipun demikian pihaknya tetap melakukan langkah antisipasi. 

"Alhamdulillah untuk saat ini belum ada, hanya kita tetap antisipasi dari luar masuk ke wilayah Sarolangun," katanya lagi.

Dijelaskannya, adapun langkah menangkal masuknya penyebaran hoax, pihaknya sudah memiliki personel khusus di bidang cyber yang melakukan penjelajahan.

"Menjelajah melakukan patroli. Beda dengan patroli yang sering kita laksanakan. Tapi ini patroli dunia maya. Ini kita lakukan terus manakala ada berita yang simpng siur," pungkasnya. (adv)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA