Jambione.com, Jambi-Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM Kota Jambi berencana akan menonaktifkan sejumlah koperasi yang tidak aktif di Kota Jambi.
Berdasarkan data yang ada di sinas tersebut, sedikitnya ada 338 koperasi yang tidak lagi aktif. Sebagian besar karena anggotanya tidak aktif dalam melakukan proses simpan pinjam.
Syahril Samingin, Kepala Dinas Tenaga kerja, Koperasi dan UMKM Kota Jambi mengatakan bahwa rencana penonaktifan sejumlah koperasi itu akan dilakukan di 2018 ini juga.
Syahril menyebutkan, berdasarkan data, jumlah koperasi di Kota Jambi ada 717 koperasi. Dari jumlah tersebut, hanya 379 koperasi yang aktif. Selebihnya, sebanyak 338 koperasi dinyatakan tidak aktif.
“Dari sebanyak 379 koperasi yang aktif tersebut, ada sekitar 23 koperasi syariah yang aktif di Kota Jambi," kata Syahril.
Menurutnya, kemungkinan besar, sejumlah koperasi syariah ini akan bertambah. Bahkan, koperasi yang awalnya membangun koperasi conventional, akan beralih status ke koperasi syariah.
Sementara Yuda, Kabid Koperasi Dinas Tenaga kerja, Koperasi dan UMKM Kota Jambi menambahkan bahwa pada 2016 lalu, sedikitnya ada 86 koperasi yang sudah dibubarkan. Sedangkan pada 2017 ada sebanyak 50 koperasi yang juga sudah dibubarkan.
“Untuk pembubaran koperasi itu langsung atas persetujuan dari pusat. Kita daerah hanya mengajukan saja,” bebernya.
Dikatakannya bahwa ada beberapa penyebab koperasi tersebut tidak aktif. Diantaranya pengelolaan keuangan yang tidak baik, keanggotaan yang tidak aktif serta roda perputaran uang yang tidak baik. Sehingga, koperasi tersebut ditetapkan sebagai koperasi yang tidak lagi aktif dalam proses koperasi.
Saat ini ada sekitar 379 koperasi yang aktif yang tersebar di kota Jambi. Koperasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan taraf ekonomi masing-masing anggotanya. Ini karena koperasi memang diharapkan sebagai tonggak untuk meningkatkan ekonomi anggota melalui proses simpan pinjam dan lainnya.
"Kita berharap koperasi bisa terus aktif. baik dalam proses keuangan maupun anggotanya," bebernya.
Saat ini untuk SHU koperasi yang tertinggi setiap tahunnya adalah sebesar Rp 2,8 miliar. Ini menjadi salah satu koperasi yang terbaik di kota Jambi. "Koperasi yang seperti inilah yang akan terus kita dukung dan kita bina," pungkasnya. ***