MUARABULIAN – Warga RT 08 Kelurahan Kembang Paseban, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, dihebohkan dengan penemuan seekor kerbau milik warga yang tergeletak tak bernyawa di pinggir jalan. Kematian kerbau tersebut diduga akibat diracuni orang tak dikenal.
Indra, salah seorang warga sekitar menyebutkan, kerbau pertama kali ditemukan sekira pukul 06.00 Wib ketika warga hendak berangkat ke kebun. “Kerbau yang mati itu punya Anis dua ekor, kerbau satunya lagi hilang dak tau kemano, kayaknyo di putas bang,” ucap Indra.
Indra menyebutkan bahwa selama ini di tempat tinggalnya kerap kehilangan kerbau. Apalagi hari menjelang bulan puasa dan kebutuhan ekonomi yang semakin besar. “Yo, sampai saat ini kami belum tau siapo yang maling kerbau ini. Bahkan ada yang udah koyak, nampak isi perutnyo,” sebut Indra lagi.
" Kalau dekat puaso yo gini lah bang, ada aja yang hilang termasuk kerbau,” sebutnya.
Kapolsek Mersam Iptu Heri Triyanto membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun hingga berita ini dimuat, belum ada laporan warga yang bersangkutan. Sejauh ini dikatakan Iptu Heri, masyarakat enggan untuk melaporkan hal tersebut. Bahkan saat ini baru ada satu laporan terkait kehilangan hewan ternak warga.
“Baru satu laporan, itu pun ketika kami ke TKP dan menginstruksikan warga yang kehilangan untuk melapor ke Polsek,” terang Heri.
Tak hanya itu, kebanyakn hilang serta terbunuhnya hewan ternak warga dikarenakan keberadaan hewan ternak tidak berada didalam kandang. Melainkan dilepas bebas oleh warga. “Ya itu kita kendalanya, sejauh ini hewan ternak itu tidak di kandang.
Melainkan di lepas bebas ke alam ataupun hutan. Yang ini kan kejadian yang hilang di hutan,” sebutnya.
“Yang dijalan ini belum tau, apakah pelaku tidak tekejar untuk mengangkut atau lainnya sehingga kerbau itu dibiarkan tergeletak di Jalan,” tambahnya.
Heri akan memberikan himbauan kepada warga setempat agar hewan ternak tidak dilepas begitu saja. Pihaknya juga akan terus melakukan patroli. “Tetap kita lakukan himbauan dan patroli.
Untuk pelaku saat ini belum kita ketahui, tapi nanti akan kita coba cari siapa pelakunya,” pungkasnya. (***)
Jumatan di Masjid Dekat RRI, Al Haris Nostalgia Semasa Kerja di RRI
Usai Periksa Rektor, Penyidik Akan Minta Keterangan Ahli Konstruksi
Luas Lahan Terbakar Capai 500 Hektar, Satgas akan Panggil Akak Terkait Kebakaran Dekat Pipa PetroC
Kebakaran di Kualatungkal, Satu Rumah dan Bedeng 5 Pintu Ludes
Proses Hukum Gudang Minyak PT Ocean Petro Energi Dipertanyakan
Bupati Tebo, H Sukandar Hadiri Kegiatan Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK)