JAMBI- Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah dalam Provinsi Jambi, Senin (26/8) siang hingga sore diharapkan mampu meredakan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jambi. Walaupun sebentar, paling tidak hujan yang cukup lebat tersebut telah membasahi lahan yang kering dan mudah terbakar.
Saat ini, Karhutla di Jambi sudah mencapai 500 hektare (ha) lebih. Lahan yang terbakar tersebut tersebar hamper di seluruh kabupaten di Provinsi Jambi terhitung sejak Januari hingga Agustus 2019. Terakhir kebakaran terjadi di Taman Hutan Raya (Tahura) , Batanghari dan di Betara, Tanung Jabung Barat.
Data ini diungkapkan Dansatgas Karhutla Kolonel Arh Elphis Rudy, Senin (25/8). "Kebakaran saat ini sudah lebih kurang mencapai 500 hektar luasnya. Kita berharap jangan adalagi pembakaran lahan apapun itu bentuknya,"katanya.
Menurut Rudi, pihaknya melalui tim penegakan hukum akan melakukan pemanggailan terhadap Akak, salah seorang pengusaha ternama di Kota Jambi yang lahannya terbakar di Betara, Tanjung Jabung Barat. "Yang terbakar dekat pipa minyak PT PetroChina, Betara Tanjab Barat, Minggu (24/8) kemarin itu diduga lahan Akak,"ungkapnya.
Pemanggilan dilakukan, karena ada indikasi kebakaran di lahan tersebut sengaja dibakar. Sehingga perlu pendalaman dan penyelidikan."Kita dalami dulu ini, karena bukan kali ini saja terbakar. Tapi sudah sering,"ujarnya.
Rudi menegaskan bahwa api yang membakar lahan dekat pipa minyak PetroChina tersebut sudah dipadamkan dan terus dilakukan pendinginan. "Tim siaga di lokasi. Kalau ada api kita bertindak cepat. Tim sudah siap,"tandasnya.
Sementara itu, Govrel Supt PT PetroChina Jabung Ltd, Saiful mengatakan pihaknya telah melakukan pendinginan di lokasi yang terjadi kerhutla. "Hari ini, Senin (26/8) masih ada pemadaman dan pendinginan,"katanya saat dikonfirmasi Jambione.com.
Untuk diketahui, Minggu (24/8) Kebakaran lahan di dekat kawasan lintasan Pipa Milik PT Petro Cina yang terjadi sejak pagi hingga siang, sempat menghawatirkan. Pasalnya api sangat dekat dengan pipa minyak. Api baru dapat di padamkan pada sore hari sekitar pukul 17.00 wib. Luas lahan yang terbakar lebih kurang 10 hektare (Ha)(isw).