KUALA TUNGKAL- Kebakaran hebat kembali terjadi di Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Senin (26/8) malam. Sebuah rumah dan 5 bedeng (bedeng 5 pintu) di Jalan Kelinci RT 12 Kelurahan Tungkal IV Kota Kualatungkal, dilaporkan ludes terbakar dalam musibah yang terjadi sekitar pukul 20.00 Wib tersebut. Beberapa rumah mengalami rusak ringan di bagian atap dan teras lantaran terinjak petugas yang memdamkan api.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, seluruh isi rumah dan bedeng tidak bisa diselamatkan. Informasi di lapangan menyebutkan, dugaan sementara penyebab kebakaran akibat konsleting listrik. Api pertama kali terlihat berkobar dari atas loteng
rumah bertingkat.
Api lalu membesar melalap loteng atas belakang rumah. Mengetahui ada api, warga berusaha memadamkannya dengan peralatan seadanya. Wargapun awalnya sempat menggunakan mesin pompa menyedot air dari rawa sekitar rumah. Namun gagal. Kuatnya hembusan angin dan bangunan yang terbuat dari papan menyebabkan api dengan cepat merembet ke seluruh bedeng. Aliran listrik pun padam.
Beruntung, 6 Kepala keluarga (KK) yang menghuni bedeng dan rumah berhasil menyelamatkan diri. Sementara sebagian kerumunan warga sibuk menyaksikan insiden dan membuat akses jalan masuk ke lokasi menjadi sempit.
Sekitar tiga unit mobil pemadam kebakaran dari dinas Damkar Tanjab Barat dan Yayasan Budi Luhur dikerahkan untuk memdamkan api. Petugas pemadam kebakaran dan warga bahu membahu memadamkan api. Kobaran api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 21.05 Wib, atau satu jam setelah kejadian.
Hingga pukul 21.45 Wib tadi malam petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan di lapangan. ‘’ Dugaan sementara sumber api berasal dari konsleting listrik. Api terlihat dari loteng salah satu bedeng. Kemudian listrik langsung padam,’’ kata Hengky salah seorang wartawan liputan Tanjab Barat yang berada di lokasi kebakaran.
Saat dihubungi pukul 21. 45 Wib tadi malam, Hengky mengatakan pihak kepolisian masih di lokasi kejadian mengumpulkan data dan keterangan dari saksi. ‘’ Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Karena mereka masih melakukan penyelidikan,’’ katanya.
Salah seorang korban yang rumahnya terbakar, Eko mengaku panik saat kejadian. Dia tak berfikir lagi menyelamatkan barang-barangnya, yang penting anak dan isteri selamat.
"Surat-surat sudah duluan diamankan, anak dan isteri sudah dibawa tempat keluarga," kata Eko ditemui di lokasi kebakaran. Sejauh ini kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (son)