Muarabulian - Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Batanghari akan mengumumkan sejumlah proyek tender dalam waktu dekat.
Namun jelang proses tender berlangsung, dugaan persekongkolan jahat dilakukan pejabat Dinas Perkim Batanghari untuk menentukan pemenang proyek.
Informasi diperoleh Jambione.com, pejabat Dinas Perkim Batanghari telah menghubungi dan mengumpulkan sejumlah rekanan mengenai persyaratan tender.
" Pihak Dinas Perkim Batanghari sudah memanggil rekanan untuk melengkapi syarat tender sebelum diumumkan ke Pokja ULP Kabupaten Batanghari," ungkap Sumber Jambione yang minta namanya tidak dipublikasi, Selasa (29/05/2018).
" Karena jika tidak dilengkapi akan sulit untuk memenangkan tender tersebut. Sebab jika sudah diumumkan oleh Pokja ULP, maka tidak ada waktu lagi bagi rekanan untuk mengurusnya," tambahnya.
Sumber menjelaskan, jika tidak ada perubahan, syarat yang diminta melengkapi Dinas Perkim Batanghari lumayan sulit dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Dirinya berharap agar Pokja ULP tidak mengikuti keinginan pihak Dinas Perkim Batanghari untuk mengakomodir rencana syarat yang dibuat.
Karena syarat tersebut sudah dimasukkan dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) kegiatan proyek fisik Dinas Perkim Kabupaten Batanghari.
" Saya lupa berapa jumlah paket yang bakal diumumkan. Yang jelas semua syaratnya hampir sama,” tutup Sumber.
Hingga berita ini ditulis, Jambione.com belum berhasil mendapat keterangan resmi beberapa orang pejabat Dinas Perkim Batanghari, terkait dugaan persekongkolan jahat mereka. Nomor telepon pribadi pejabat Dinas Perkim Batanghari bernada tidak aktif saat Jambione.com menghubungi. (***)