Sarolangun - Untuk memastikan tidak adanya kenaikan harga sembako dan daging menjelang hari Raya Idul Adha pada 22 Agustus 2018 nanti. Wakil Bupati H. Hilallatil Badri, bersama Sekretaris Daerah, Thabroni Rozali dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) disejumlah pasar tradisional di kabupaten Sarolangun, Senin (20/08) kemarin.
Wakil Bupati H. Hilallatil Badri usai melakukan Sidak mengatakan bahwa kegiatan Sidak dipasar dilakukan untuk Monitoring Harga bahan sembako dan kebutuhan lainnya pada saat perayaan Idul Adha 2018.
"Kita Sidak ini untuk memastikan harga bahan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha ini tidak mengalami kenaikan, contohnya saja harga telur untuk Minggu lalu Harga Telur mencapai kenaikan dengan harga 48 ribu perkarpetnya dan untuk sekarang mengalami penurunan dengan harga 43 ribu perkarpet, Artinya ada penurunan harga sebesar 5 ribu rupiah, kalau di bandingkan dengan harga normal di hari-hari biasanya hanya 38 ribu perkarpetnya," ujar Wabup.
Dijelaskannya, Untuk bahan-bahan sembako lainnya masih dalam harga sangat Stabil. Bahkan sebagian tempat penjual daging ada yang mengalami penurunan. Minggu kemaren harga 150 ribu perkilonya dan saat ini harga 129 ribu perkilonya, kalau di lihat harga daging mulai kembali normal dan daya beli masyarakat tetap ramai di pasar Sarolangun.
"Tadi ada juga pedagang yang bilang harga daging turun, yakni 129 ribu perkilo, biasanya 150 ribu perkilo, untuk harga sembako lainnya masih stabil,” terang Hilal
Selain melakukan Sidak, wabup juga menggali informasi terkait keluhan para pedagang dan pembeli terkait harga sembako, bahkan wabup juga meminta pendapat masyarakat Sarolangun terhadap pasar tradisional Sarolangun kedepannya.
"Kita tidak hanya menanyakan kepada para pedagang, ke pembeli juga kita tanya, bahkan terkait kondisi pasar yang saat ini kita juga meminta pendapat kepada masyarakat Sarolangun bagaimana harapannya," pungkasnya. (adv)