JAMBI- Pemerintah kota Jambi diharapkan lebih serius dalam menangani permasalahan banjir serta genangan yang ada di kota Jambi. Sebab hal tersebut mengganggu aktivitas masyarakat dan tak jarang juga mengakibatkan kerugian materi.
Salah satunya diungkapkan oleh Ketua RT 03 Kelurahan Budiman, Siti. Kata dia hujan yang terus mengguyur wilayah kota Jambi mengakibatkan tempat tinggalnya banjir. Banjir diakibatkan oleh adanya penumpukan sampah serta tersumbat nya jaringan drainase di wilayahnya.
"Kita minta perdanya ditegakkan sehingga masyarakat yang membuang sampah sembarangan mendapat efek jera," kata Siti kepada jambione.com usai hearing di DPRD Kota Jambi, Rabu, (21/11).
Siti menambahkan pemerintah diharap cepat tanggap menghadapi persoalan tersebut. "Saya harap laporan kami ini segera ditindaklanjuti," katanya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua RT 07, Kelurahan Pakuan Baru, Yeni. Kata dia sejak dibikin parit atau drainase justru wilayahnya sering terjadi banjir. Padahal sebelumnya tidak pernah banjir.
"Tapi sejak dibuat parit parit begitu malah banjir, kita minta ini ditinjau ulang," ujarnya.
Menanggapi hal ini Kepala Bidang SDA, DPUPR Kota Jambi, Yunius mengatakan pihaknya akan segera mendata rumah-rumah yang berada di pinggir sungai. Jika dimungkinkan nantinya akan dilakukan pengerukan terhadap sungai tersebut. Sebab kondisi sungai atau drainase saat ini sudah banyak yang tersedimentasi. Sehingga tidak mampu menampung debit air secara maksimal.
"Kalau dikeruk sekarang tidak mungkin, takutnya nanti rumah yang di pinggir sungai justru malah amblas," katanya. (Ali)