Pemkot Tunggu Serah Terima dari Kementerian

Segera Fungsikan WTE

Senin, 07 Januari 2019 - 13:05:59 WIB - Dibaca: 1678 kali

(Ali Ahmadi/Jambione.com)

 

JAMBI- Proyek waste to energy (WTE) di Kota Jambi yang di bangun oleh UCLG melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan segera difungsikan. Pemerintah kota Jambi saat ini hanya tinggal menunggu serah terima dari Kementerian terkait pengoperasian proyek tersebut. Proyek tersebut dibangun persis di samping Pasar Talang Banjar Baru. 

"Untuk pengelolaan ke depan kita tinggal menunggu serah terima asetnya dari Kementerian kepada Pemerintah Kota Jambi. Setelah itu baru kita operasikan secara utuh," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup kota Jambi Ardi, kemarin. 

Ardi mengatakan keberadaan proyek tersebut nantinya bisa mengubah sampah sampah organik yang dihasilkan oleh pedagang di PasarTalang Banjar untuk dijadikan energi listrik dan gas. Kata dia, pihaknya sudah mengedukasi pedagang yang ada di Talang Banjar melalui himbauan agar bisa memilah sampah organik dan anorganik sebelum dibuang ke tempat sampah.

"Seharusnya dari sekarang sudah dilakukan pemilahan, jadi pada saat proyeknya dijalankan mereka sudah terbiasa," katanya.

Untuk sementara, kata Ardi, karena proyek tersebut belum difungsikan maka sampah-sampah yang dihasilkan oleh pedagang di pasar Talang Banjar diarahkan ke TPA Talang Gulo. 

Sementara itu Walikota Jambi Syarif Fasha mengatakan bahwa Pasar Talang Banjar Baru nantinya akan dijadikan pasar tradisional dan modern. Selain dilengkapi dengan WTE, pasar ini juga akan dilengkapi tempat ibu menyusui.

"Fasilitas lain seperti musala juga akan dibangun, kerjasama dengan pihak ke 3," katanya. 

Kata Fasha untuk saat ini suplai listrik di Pasar Talang Banjar tersebut masih mengandalkan dari PLN. "Sudah kita uji coba kemarin, dan lampunya menyala semua. Kita sediakan 50.000 watt," ujarnya.

Fasha menambahkan, jika produksi sampah nanti sudah dihasilkan dari para pedagang, maka segera pemerintah akan mengoperasionalkan proyek WTE tersebut. 

"WTE juga sudah pernah kita uji coba, dan hidup. Tinggal menunggu produksi sampah organik saja, begitu sudah ada, langsung kita alirkan ke sini," pungkasnya. (ali)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA