JAMBI- Walikota Jambi Syarif Fasha melakukan pengecekan terhadap beberapa aset berupa tanah milik Pemkot Jambi, Rabu (2/12). Ada dua lokasi yang didatangi yakni di dekat Bandara Sultan Thaha dan terminal Alam Barajo. Kedua lokasi tersebut direncanakan akan dijadikan sebagai pasar.
Disampaikan Fasha bahwa pasar pasar yang dibangun tersebut nantinya akan dijadikan pasar representatif milik Pemkot Jambi.
“Sehingga bisa dikelola dengan baik dan tidak ada lagi pasar pasar liar,” katanya.
Di dekat kawasan Bandara Sultan Thaha, ada tanah milik Pemkot seluas 1 hektar. Nantinya pasar yang dibangun tersebut bisa menampung 200-300 pedagang.
“Ada sekitar 1 hektar itupun sduah sudah terpotong untuk pembangunan bandara. Ini nantinya untuk warga dari Paal Merah dan Jambi Selatan bisa ke pasar ini,” tambahnya.
Hanya saja Pemkot terlebih dahulu harus mendesainnya agar tidak menjadi penyebab macet nantinya.
“Sebelum membangun kami akan membuat skema agar lokasi pasar nantinya tidak boleh menjadi sumber kemacetan. Sebab ada salah satu pasar yang tak jauh dari lokasi ini yang membuat mengakibatkan kemacetan. Namun pasar tersebut saya tidak tahu milik siapa karena bukan Pemkot yang mengelolanya,”jelasnya.
Fasha juga mengecek aset berupa tanah milik Pemkot Jambi yang berada di Terminal Alam Barajo. “Ada sekitar Sekitar 2,1 hektar tanah milik Pemkot Jambi. Nanti ini akan kita komunikasikan dengan Balai Perhubungan. Yang juga akan dibangun pasar,” ujarnya.
Selain itu menurut Fasha ada lokasi eks terminal sijenjang yang juga bisa dijadikan sebagai lokasi pasar. Nantinya jika bisa dibangun, bisa menamoung pedagang yang ada di pasar 46. “Kalau itu saya sudah surati pak gubernur dan meminta agar bisa dihibahkan ke Pemkot Jambi. Sehingga bisa kita jadikan sebagai pasar.
Dikatakan Fasha nantinya Pemkot akan membangun satu pasar di satu Kecamatan. Dengan program ini, diharapkan tidak ada lagi pasar liar yang muncul di beberapa titik. “Untuk pembangunannya baru bisa dimulai di 2020 nanti. Kita anggarkan dulu melalui sumber dana APBD dan APBN,”ujarnya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi Komari. Ke depan pemerintah kota Jambi akan membangun beberapa pasar tradisional di setiap Kecamatan. Nantinya anggaran tersebut akan diusulkan ke pemerintah pusat.
"Kalau tahun ini kita masih Rehab Rehab pasar yang belum maksimal melalui dana DAK," pungkasnya. (ali)