Pemkab Sarolangun Peringati Isra' Mijra' Nabi Muhammad SAW 1440 H

Kamis, 04 April 2019 - 19:54:44 WIB - Dibaca: 2129 kali

(Paradil Iwel/Jambione.com)

SAROLANGUN- Pemerintah kabupaten Sarolangun memperingati Isro' Mi'roj Nabi Besar Muhammad SAW 1440 H dimasjid As- Sulthon, Kamis (4/4) kemarin.

Hadir dalam acara tersebut yakni Bupati dan wakil Bupati Sarolangun, Sekretari Daerah Sarolangun, Kapolres Sarolangun, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkompinda, para kabid, camat, serta para kepala desa dan masyarakat kecamatan Sarolangun.

Dalam acara peringatan Isro' Mi'roj nabi besar Muhammad SAW kali ini, pemkab Sarolangun menghadir kan penceramah dari kota Jambi yakni ustad HM. Amin M.Kes

Bupati Sarolangun, Cek Endra dalam sambutannya mengatakan bahwa peringatan ini sesungguhnya memiliki makna yang hakiki, khususnya bagi kaum muslimin untuk selalu menyadari keberadaan dirinya sebagai hamba Allah,

“Sehingga senantiasa berupaya untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, serta bersyukur terhadap berbagai nikmat yang telah dilimpahkan,” tuturnya.

Menurut Bupati, kepedulian kita terhadap syiar Islam sebagaimana yang dilakukan dengan menyemarakkan peringatan Isra Miraj diharapkan dapat lebih menyadarkan diri kita bahwa betapa sangat kecilnya amal yang telah kita lakukan, baik untuk agama maupun bangsa dan Negara. Oleh penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan dapat turut memberikan implikasi terhadap terbangunnya sikap dan perilaku kesalehan sosial, khususnya bagi para aparatur Pemerintah Daerah.

Bupati sendiri turut mengingatkan kembali bahwa peringatan Isra Miraj hendaknya tidak menjadi kegiatan seremonial keagamaan berulang yang tanpa makna, melainkan terdapat banyak hikmah yang dapat diperoleh untuk diterapkan pada kehidupan sehari-hari.

“Hikmah dimaksud tentunya merupakan tuntunan terbaik bagi kaum muslimin guna meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat,” pesannnya.

Oleh karena itu, Bupati Sarolangun kembali mengajak seluruh masyarakat Sarolangun untuk menjadikan momentum peringatan Isra Miraj sebagai media untuk mewujudkan sikap dan perilaku kesalehan sosial, yang memiliki korelasi erat dengan kejujuran, komitmen social, etos kerja, sebagai ciri insan yang agamis.

“Tentunya pencapaian tersebut akan sangat mendukung terhadap upaya peningkatan semangat kebersamaan, silaturahmi, serta persatuan dan kesatuan sebagai pedoman hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” pungkasnya. (wel)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA