Viral Foto dan Video Jalan Rusak di Medsos, Pemkab Tanjabtim Angkat Suara

Minggu, 16 Juni 2019 - 21:05:11 WIB - Dibaca: 2599 kali

(Andrey Mustari/Jambione.com)

MUARASABAK – Menanggapi berbagai postingan di media sosial, terkait infrastruktur di Kabupaten Tanjabtim. Pemkab Tanjabtim akhirnya angkat suara dan membenarkan adanya kerusakan jalan di beberapa lokasi yang diposting oleh netizen. Hanya saja postingan atau kritikan di Medsos terkait keluhan infrastruktur jalan, tidak diuraikan secara lengkap sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan kesalah pahaman.

“Pemkab tidak sekalipun menempatkan kritikan sebagai sesuatu yang dinilai negatif, tetapi hendaknya kritikan tersebut disampaikan secara fair, proporsional, dan dapat dipertanggung jawabkan,” ujar Fajar Alamsyah, selaku Kabag Humas Setda Tanjabtim.

Keluhan terhadap kerusakan jalan menuju Kecamatan Kuala Jambi misalnya, Pemkab mengakui adanya 12 titik kerusakan sepanjang 22,5 km ruas jalan menuju Kecamatan Kuala Jambi. Hanya saja secara teknis, 12 titik kerusakan jalan tersebut hanya kerusakan ringan, dan jika ditotal tak lebih dari 200 meter  atau kurang dari 1 persen dari total ruas jalan menuju Kecamatan Kuala Jambi.

“Ini yang perlu diklarifikasi, sehingga masyarakat awam tidak berpikir bahwa jalan menuju Kecamatan Kuala Jambi itu rusak parah. Padahal pada kenyataannya, hanya terdapat 12 titik kerusakan ringan saja,” jelas Fajar Alamsyah.

Mengenai penanganan kerusakan jalan itu sendiri, Pemkab Tanjabtim melalui Dinas Pekerjaan Umum telah berencana akan melakukan pembangunan jalan rigit beton pada jalan Menuju Kecamatan Kuala Jambi tersebut. “Jalan menuju Kecamatan Kuala Jambi, nantinya akan ditingkatkan dengan struktur jalan rigit beton,” ujar Kadis PUPR Kabupaten Tanjabtim Risdiansyah.

Begitu juga dengan jalan lain seperti jalan menuju Desa Simbur Naik Kecamatan Muarasabak Timur. Mengenai kerusakan jalan menuju Desa Simbur Naik ini, Pemkab Tanjabtim sama sekali tidak bermaksud tutup mata. Bahkan Bupati Tanjabtim Romi Hariyanto sebelumnya telah menegaskan, bahwa sebelum dilakukan perbaikan Pemkab terlebih dahulu meminta komitment masyarakat setempat untuk menjaga dan merawat jalan tersebut.

“Jika diperbaiki tanpa adanya komitment masyarakat, dalam waktu dekat jalan menuju Desa Simbur Naik pasti akan hancur lagi. karena banyaknya mobil bertonase besar yang berlalu lalang,” ujar Bupati belum lama ini.

Perbaikan jalan menuju Desa Simbur Naik lanjut Bupati, tidak dapat dilakukan secepatnya. Hal ini mengingat Pemkab Tanjabtim telah menggunakan dana tanggap darurat, untuk memperbaiki kerusakan jalan menuju Desa Simbur Naik. “Jika dipaksakan juga, jelas kita akan berhadapan dengan hukum,” tandas Bupati.(zal)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA