Tempat Pemandian 7 Bidadari yang Punya Pintu Ajaib
Menjelajahi Keindahan Alam di Kabupaten Kerinci, tidak akan ada habisnya. Karena dikelilingi perbukitan dan wisata alam yang sangat indah. Diantaranya banyaknya tempat wisata, ada satu lokasi yang sangat eksotik dan sangat menarik untuk dikunjungi. Terutama para pecinta alam. Yakni Air Terjun Pancuran Rayo.
-----
Air Terjun Pancuran Rayo berjarak 15 KM dari pusat Kota Sungai Penuh. Lokasi tepatnya di Desa Pulau Tengah, Kecamatan Keliling Danau. Dari pusat menuju lokasi butuh waktu lebih kurang 2,5 jam. Pengunjung harus berjalan kaki dengan naik turun gunung yang penuh tantangan.
Namun, kelelahan dengan penuh keringat saat berjalan kaki ke Air Terjun Pancuran Rayo terbayarkan dengan merasakan percikan embun di bawah pancuran setinggi 150 meter. Air terjun tersebut menciptakan hujan embun akibat ketinggiannya, serta kolam pemandian alam yang unik dan menarik.
Dedi, salah seorang Pecinta Alam Kerinci menuturkan, Air Terjun Pancuran Rayo merupakan satu dari beberapa Air Terjun di Kabupaten Kerinci yang cukup tinggi dan menarik dikunjungi. Terutama bagi wisatawan yang suka berbetualang di Alam terbuka.
Lokasinya bagus untuk spot spot foto atau berselfei dengan dihiasi batu besar di pinggir air Terjun.
Menurut kepercayaan warga setempat, konon katanya pada 5000 tahun lalu, air terjun Pulau Tengah itu sebenarnya tempat pemandian 7 Bidadari. "Dan sampai sekarang tempat itu masih sering terlihat sosok wanita cantik berbaju merah. Di sana juga sering orang tersesat, karena terlena dengan keindahan bidadari, yang semakin kita dekati, dia semakin menjauh," ungkapnya Peri, salah seorang warga Pulau Tengah.
Pada tahun 1980 lalu, pernah seseorang menemukan kain selendang bidadari tingal di atas batu besar di bawah air terjun itu. ’Lalu cerita mistis lainnya, dulu di sebelah kiri air terjun itu ada bunga mawar hitam. Apa bila kita bawa pulang bunga itu berubah menjadi daun kering. "Tapi sekarang bunga itu sudah tidak ada lagi,"katanya.
Cerita mistis lainnya yang berkembang di masyarakat, pada zaman penjajahan Belanda dulu ada seorang pemuda yang bernama Sultan Malik tinggal di air terjun itu selama 43 tahun. Dulunya, dia pernah mencerita kan bahawa air terjun itu punya pintu ajaib. Tapi kita sulit untuk masuk ke dalam, karena air nya yang sangat kuat, begitu juga angin, sehingga sulit untuk masuk ke dalam.
"Di kabar kan, di bawah air terjun itu ada lubang dan ada emas. Sampai sekarang tidak ada yang sanggup mengambilnya," ungkap Peri.
Bagi wisatawan yang berasal dari luar daerah Kerinci, terdapat dua rute menuju lokasi air terjun. Yakni dari Jambi dan Padang. Apabila dari Kota Jambi, para pengunjung dapat menyewa travel yang melayani jurusan Jambi ke Kota Sungai Penuh. Waktu perjalanan yang kan ditempuh kurang lebih 8 jam perjalanan, dengan catatan perjalanan yang lancar.
Sedangkan dari arah kota Padang Sumatera Barat, waktu tempuh perjalanan relativ lebih singkat. Yakni berkisar antara 6-7 jam menggunakan jasa travel dengan rute Padang menuju Sungai Penuh. Setelah menempuh perjalanan tersebut (baik dari Jambi maupun dari Padang) pengunjung tidak lantas bisa langsung menikmati keidahan Air Terjun Pancuran Rayo. Karena sesampai nya di lokasi pemberhentian Travel, para pengunjung harus melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki atau trekking untuk sampai ke lokasi.
Medan yang di lalui pun tidak begitu mudah, karena para pengunjung harus melalui jalan yang terbuat dari tanah kuning atau tanah liat dengan semak-semak di kiri dan kanan jalan. Sebelum melanjutkan perjalanan, para pengunjung diwajibkan untuk membayar tiket masuk sebesar Rp.5000/orang.
Selain harus melalui tanah dan semak, para pengunjung juga harus menyebrangi beberapa sungai. Kurang lebih 100 meter sebelum sampai ke lokasi, para pengunjung akan menemui sebuah selter dan di selter tersebut para pengunjung sudah dapat melihat dari kejauhan keidahan air terjun Pancaro Rayo.
Setelah perjalanan panjang kurang lebih 2 jam perjalanan, maka para pengunjung sudah dapat menikmati keeksotikan air terjun Pancaro Rayo. Jadi, wisata air terjun Pancaro Roya ini sangatlah cocok bagi para wisatawan yang memang memiliki hobby berpetualang, khusus nya petualangan alam, trekking dan pedakian. (sau)