KERINCI - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kerinci, diterpa isu yang tidak sedap, hal tersebut lantaran beredarnya kabar terjadi pungli terhadap Jemaah Calon Haji (JCH) Kerinci, untuk biaya tambahan transportasi.
Informasi yang berhembus di lingkungan jemaah bahwa pungutan tersebut, setiap jemaah Calon Haji yang akan berangkat tahun 2019 ini, untuk biaya transportasi jemaah Kerinci-Jambi.
Padahal, untuk biaya transportasi keberangkatan Jemaah Calon Haji, setiap tahunya selalu ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci.
Atmir Salah seorang ketua rombongan atau regu, mengakui ada biaya tambahan yang dibebankan ke JCH. Hal itu berdasarkan hasil rapat yang dilakukan sejumlah ketua rombongan dan regu.
"Yo, memang ada biaya tambahan untuk transportasi. Tapi itu bukan untuk transportasi saja," ungkapnya.
Sebab akunya, biaya yang ditanggung oleh Pemkab hanya untuk 300 orang. Sementara JCH Kerinci yang berangkat tahun ini berjumlah 337 orang.
"Yang tidak dibiayai oleh pemuda itu yang kami patungan. Rincian seperti untuk beli kacu, biaya angkat barang dan makan di jalan. Jadi kami patungan untuk biaya tersebut sebesar Rp 350 ribu," jelas.
"Semuanya kita sudah sepakat. Mungkin ada kawan yang tidak ikut rapat salah paham. Mengatakan kok ada biaya tambahan,"tambahnya.
Kasi Haji Kemenag Kerinci, Reflisman, mengatakan bahwa untuk domestik atau transportasi terhadap JCH Kerinci yang ditanggung Pemkab Kerinci hanya untuk sebanyak 300 orang. Sedangkan JCH yang berangkat tahun 2019 sebanyak 337 orang.
"Kalau tidak seperti itu dari mana kita ambil dananya untuk 37 orang jemaah, terpaksa bergotong royong dengan jemaah calon hajinya, karena kita mau berangkat,"akuinya.
Sedangkan Kabag Kesra Setda Kerinci, Marius Latif, saat dikonfirmasi (18/07) kemarin, bahwa untuk trasportasi keberangkatan JCH pada tahun 2019 untuk Kerinci-Jambi dan Jambi-Kerinci semua ditangani oleh Pemkab Kerinci.
"Dari pemda, cukup untuk menfasilitasi transportasi jemaah calon haji dari Kerinci-Jambi dan Jambi Kerinci, bisa diatasi untuk 337 orang, karena kemampuan kita hanya untuk fasilitas transportasi,"jelasnya.
Dia menyebutkan, semua transportasi Jemaah haji pada tahun 2019 ini akan kita tangani Pemda Kerinci, sebab pihaknya tidak ingin membebani JCH tahun 2019. "kita tidak ingin membebani jemaah, kalau pun kurang nanti akan kita tangani, kita upaya tahun tidak ada iuran transportsi terhadap jemaah,"tegasnya.
Ditanya jumlah anggaran yang disiapkan? Katanya pihaknya akan membayar sejumlah unit mobil yang digunakan untuk mengangkut JCH Kerinci-Jambi dan Jambi-Kerinci. "Klo anggaranya kita LS artinya dibayar sejumlah unit mobil berapa jumlah mobil yang terpakai maka sebanyak itu lah yang kita bayar,"bebernya. (sau)