Asap Karhutla Mulai Ganggu Jarak Pandang, Dihawatirkan Ganggu Penerbangan

Sabtu, 10 Agustus 2019 - 10:13:17 WIB - Dibaca: 1843 kali

Pantauan Jambione.com melalui udara, Kamis (8/8/2019) dengan menggunakan heli BPBD Jambi
Pantauan Jambione.com melalui udara, Kamis (8/8/2019) dengan menggunakan heli BPBD Jambi (eko siswono/Jambione.com)

JAMBI -- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Jambi mengakibatkan asap yang kian lama menggangu jarak pandang. Bahkan saat ini mencapai 2700 meter. Jika hal ini terus terjadi sangat menghawatirkan penerbangan.

Kepala Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi, Addi Stiadi mengatakan jarak padang atau visibility di Bandara Sultan Thaha Jambi menurun akibat asap. "Berdasarkan pantauan BMKG Jambi menurun  mencapai  4.500 meter di pukul 05:00 WIB dan 2.700 meter pada Jumat pagi pukul 07:00 WIB,"katanya, Jumat (9/8/2019).

Addi menegaskan penyebabnya yakni asap. Hal itu disebabkan posisi  bandara berada dekat dengan Kecamatan Kumpeh Ulu , Kabupaten Muaro Jambi yang menjadi salah satu titik api yang sangat besar."Hingga pagi ini titik panas masih terpantau di wilayah Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi,"ungkapnya.

Titik panas tersebut berada di sejumlah titik berdasarkan satelit Aqua dan Terra terdapat delapan titik yakni tujuh di Kabupaten Muaro Jambi, dan satu di Kabupaten Bungo."Muaro Jambi masih mendominasi kebakaran,"sebutnya.

Dari delapan titik api itu kemungkinan besar berpotensi terjadinya titik api atau karhutla. "Perlu adanya pemantauan ke lokasi dan dari delapan titik panas yang terpantau empat di antaranya terpantau dengan tingkat kepercayaan 100 persen,”ujarnya. 

Mengantisipasi adanya bencana kabut asap seperti tahun 2015, Addi mengimbau warga untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. “Sekarang ada fenomena El Nino Lemah, jadi udara basah dari Indonesia dibawa angin ke Samudra Pasifik sehingga hujan berkurang di Jambi dan mengakibatkan kekeringan yang membuat kawasan Jambi mudah terbakar,” tutupnya. (isw)

 



Tags:


BERITA BERIKUTNYA