KUALA TUNGKAL- Kebakaran hebat kembali terjadi di Kualatungkal, Kamis (12/9) kemarin, sekitar pukul 10.00 Wib. Enam rumah di kawasan padat penduduk, RT 13 Kelurahan Tungkal Harapan ludes terbakar dalam musibah tersebut. Selain itu, 12 rumah lainnya mengalami rusak berat dan ringan. Harapan menghanguskan belasan unit rumah.
Informasi di lapangan menyebutkan, api pertama kali muncul dari rumah salah satu warga bernama Rifai, di lorong kartika RT 13. Api dengan cepat membesar dan membakar rumah terbuat dari papan tersebut. Selanjutnya, api merembet dan membakar bangunan di sekeliling rumah Rifai. “ Apinya cepat menjalar karena lokasi kawasan pada penduduk,” kata saksi mata di lokasi kejadian.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tanjab Barat,
Iswardi, mengatakan ada enam rumah yang hangus terbakar dan 12 lainya rusak berat dan rusak ringan. "Jika ditotalkan ada 18 unit rumah yang dihuni 18 Kepala Keluarga (KK). Jika ditotal ada 68 jiwa yang jadi korban dalam musibah ini," jelasnya.
Menurut Iswardi, pihaknya menurunkan 6 unit mobil pemadam untuk memadamkan api. 5 unit mobil dinas damkar dan 1 unit dari yayasan budi luhur. "Api berhasil dipadamkan kurang lebih satu jam kemudian. Kerugian belum dapat kita ditaksir. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini," katanya.
Misubah kebaran ini langsung mendapat perhatian dari Bupati Tanjab Barat Safrial. Usai kejadian, dia langsung turun ke lapangan meninjau lokasi. ‘’ Saya himbau warga untuk tetap waspada dan selalu hati hati beraktifitas sehari hari. Memasak atau sebagainya,” katanya.
Pada kesempatan itu, Safrial langsung memerintahkan Lurah dan instansi terkait untuk segera mendata dan menyerahkan bantuan kepada para korban kebakaran. Selain itu, Safrial juga berjanji akan menganggarkan Hydrant atau sumber air tanah khusus untuk pemadam kebakaran di titik titik tertentu di Kota Kualatungkal.
“Kedepannya kita akan anggarkan hydrant di kawasan padat penduduk untuk antisipasi keterbatasan air saat terjadi kebakaran,” pungkasnya.(son)