TEBO- Dugaan kalau pekerjaan rabat beton Jalan Muara Danau Kelurahan Sungai Bengkal Kecamatan Tebo Ilir Kabupaten Tebo oleh CV. Tebo Sejahtera pada tahun 2018 lalu tidak sesuai spesifikasi semakin menguat. Ini diungkapkan oleh salah seorang warga yang mengaku ikut kegiatan tersebut sebagai tenaga harian.
Kepada Jambione.com, bekas pekerja harian yang enggan namanya disebut ini membenarkan kalau kegiatan rabat beton oleh CV. Tebo Sejahtera tidak sesuai Sfesifikasi yang telah ditetapkan.
"Benar sekali kalau pembuatan jalan setapak (Rabat beton, red) yang di kerjakan oleh CV. Tebo Sejahtera tahun lalu tidak sesuai gambar kerja yang sudah ditentukan," ujarnya, senin (16/09).
Dia mengatakan, dalam gambar komposisi coran harus memakai batu split, tapi atas perintah Sap (Saprinuri) selaku Direktur CV. Tebo Sejahtera, pengecoran jalan tersebut memakai tanah latrik dan kerikil.
"Sebagai pekerja harian, kami ngikut saja perintah untuk nge- cor jalan tersebut menggunakan tanah latrik dan kerikil, lagian, selain semen dan pasir, material yang ada dilokasi pada saat itu cuma latrik dan kerikil saja," sebutnya.
Ia juga mengatakan, bukan hanya campuran coran yang tidak sesuai petunjuk di dalam gambar kerja, tapi juga besi behel (Weremesh).
"Harusnya besi behel yang dipakai berukuran 10 mm, tapi karena permintaan kontraktor, ya kami pasang besi behel berukuran 6 mm," jelasnya lagi.
Dirinya mengaku hanya sebagian kecil saja kegiatan cor jalan tersebut yang sesuai gambar dan aturan, selebihnya tidak.
"Kalau dipersentasekan, 70 persen dari pekerjaan jalan setapak tersebut tidak sesuai Spek, jadi, hanya dikisaran 30 persen saja pekerjaan itu yang benar," katanya lagi.
Terkait hal ini, Riswan Pasaribu, Kadis Perumahan Dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Tebo saat dikonfirmasi Jambione.com via ponsel mengatakan tidak mengetahui permasalahan tersebut.
"Saya tidak tahu permasalahan tersebut, pekerjaan itu dilaksanakan tahun 2018 kemarin, sedangkan saya menjadi Plt Kadis Perkim baru tahun 2019 ini," ucapnya.
"Nanti akan saya pertanyakan ke kawan- kawan, khususnya Kabid yang membidanginya," tandas Kadis. (lga)