Nurhayati : Pak Jokowi Pulangkan Jenazah Anak Saya, Kami Tak Mampu

Selasa, 17 September 2019 - 16:34:06 WIB - Dibaca: 10334 kali

(Eko Siswono/Jambione.com)

JAMBI -- Rena Wati (25) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Asal Jambi  tersebut meninggal di Malaysia sejak dua bulan yang lalu. Sang Ibu Nurhayati (63) warga Kenali Asam Bawah Kota Jambi meminta kepada Presiden Indonesia Jokowi Dodo untuk bisa memulangkan anaknya tersebut.

Nurhayati mengatakan dia meminta anaknya untuk di kembalikan ke Indonesia dalam segala kondisi."Tolong pak Jokowi bantu pulangkan anak kami, yang meninggal di Malaysia, Meninggal di University Malaya Medical Centre  Lembah Pantai, 59100 Kuala Lumpur, Federal Territory of Kuala Lumpur, Malaysia

Telp : + 60379494422,"kata Nurhayati sang ibu, Selasa (17/9/2019)

Sambil mengis terisak isak, sang ibu tersebut lagi lagi minta Jokowi Dodo untuk memulangkan Jenazah anaknya itu. Sebab dia orang tidak mampu. "Saya berharap bisa di kuburkan di Jambi, gimanapun pak Jokowi tolong kami,"sebutnya.

Rena Wati merupakan anak pasangan dari Syaiful Anwar (67) dan Nurhayati (63) tersebut berada di Malaysia sejak Januari 2018 lalu. "Sudah dua tahun berada di sana, terakhir komunikasi 9 Agustus 2019 lalu,"ungkapnya.

Keluarga mengetahui jika Rena Wati tersebut meninggal sejak baru sekitar akhir Agustus 2019 lalu. "Namun surat kematian yang diterima keluarga melalui Kepolisian korban meninggal 27 Juli 2019 lalu,"katanya.

Ia menegaskan pada 9 Agustus 2019, Mayang keponakannya mengaku melakukan video call (VC). Saat itu Rena menanyakan kabar anaknya. "Masih VC waktu itu, katanya dia di masih di Malaysia dalam kondisi sehat,"sebutnya.

Mayang juga mengaku sempat diminta kepolisian untuk menandatangani surat kematian dan surat surat lainnya jika korban tersebut mati. "Iya, suratnya waktu itu dibawak kerumah ini. Tapi waktu itu kita tidak berani, tetapi Kakek ( Red, Syaiful Anwar) yang menandatangani,"ungkapnya.

Kata dia saat itu kepolisian menyampaikan untuk memulangkan korban ke Jambi membutuhkan uang Rp 50 - 60 juta. "Kami tidak punya  uang segitu, kami saja tinggal di rumah bocor seperti ini,"bebernya (isw)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA