JAMBI- Wali Kota Jambi Syarif Fasha mengintruksikan kepada tim terpadu penanganan kekeringan yang dipimpin Asisten 1 Setda kota Jambi, Mukhlis bersama PDAM Tirta Mayang untuk menyalurkan air bersih gratis kepada daerah yang mengalami kekeringan parah.
Menurut Mukhlis, pemerintah kota Jambi telah membentuk tim terpadu (timdu) terkait masalah kekeringan ini. Wali Kota, kata Mukhlis, telah memerintahkan kepadanya untuk mengkoordinasikan penyaluran air bersih ini.
"Melalui tim terpadu penanganan masalah kekeringan dan bencana asap ini, (Wali Kota Jambi) memerintahkan kepada kami untuk melakukan kerjasama dengan PDAM untuk mensuplai daerah-daerah yang rawan air bersih," ujar Mukhlis.
"Itu ada 5 Kecamatan yang memang betul-betul mengalami dampak kekeringan, yaitu pertama Kecamatan Kota Baru, Kecamatan Palmerah, Kecamatan Alam Barajo, Kecamatan Jambi Selatan dan Jambi Timur.
"Jadi di titik-titik itu nanti mulai hari ini akan dilakukan penyuplaian air dan akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat disitu. Itu secara gratis diberikan oleh Pemda Kota lebih kurang sekitar 500 ribu liter selama kegiatan ini," jelasnya.
Ia menambahkan, apabila dibutuhkan lagi air bersih tersebut, akan di tambah oleh Walikota Jambi. Terkait mekanisme penambahan nantinya, sesuai rapat timdu dengan para camat melaporkan titik-titik atau daerah-daerah yang kesulitan air.
"Itu sudah kami rekap dan kami berikan kepada PDAM untuk disuplai air di titik titik itu. Dan juga kami minta bantuan dari Damkar dan DLH untuk tangki-tangkinya."
"Untuk 6 Kecamatan lain, apabila di daerah yang kekurangan air bersih itu juga bisa memberikan laporan kepada kami, untuk kami tindaklanjuti. Penyaluran ini sampai kondisinya kondusif dan mudah-mudahan beberapa hari ini hujan dan kembali normal," tutup Mukhlis.
Sementara Jubir Pemkot Jambi Abu Bakar mengatakan
Untuk menunjang efektivitas distribusi air oleh PDAM Tirta Mayang keseluruh wilayah Kota Jambi, saat ini armada mobil tangki air, diperkuat dengan penambahan mobil Damkar dan Pertamanan (DLH Kota Jambi). Pendistribusikan bantuan air bersih dimulai dari jam 09.00 pagi hingga jam 17.00 setiap hari.
"Dari 3 hari operasi (senin sampai rabu), baru 55.000 liter (11%) dari target 500 ribu liter yang akan disalurkan," pungkasnya. (ali)