JAMBI -- Tim gabungan yang terdiri dari Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup di dua Kabupaten Batanghari dan Sarolangun sudah menutup lebih kurang 280 sumur minyak ilegal atau ilegal driling.
Informasi yang diperoleh Jambi one operasi yang dilakukan selama lima hari terakhir tersebut sudah menutup sebanyak 2800 sumur. Bahkan informasi yang diperoleh menyebutkan pada Rabu (4/13/2019) mendatang para pemilik modal akan di panggil boleh Kepolisan Daerah Jambi.
Terkait hal itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi Kombes Pol Thein Tabero membenarkan menurutnya untuk hari ini sudah lebih dari 80 lubang sumur ilegal drilling penutupan. "Kemarin sudah 200 lubang sumur yang kita lakukan penertiban,"katanya, Senin (2/12/2019)
Dia menegaskan dalam setiap hari tim gabungan dapat mengamankan lebih kurang l50 sampai 75 lubang sumur minyak ilegal di tutup."Nanti akan di tutup sampai tanggal 15 Desember,"ungkapnya
Ia juga menyebutkan pada Rabu mendatang para pemilik modal dari Ilegal Driling tersebut akan di panggil untuk dimintai keterangan. "Akan kita minta keterangan dan surat pernyataan untuk tidak operasi lagi,"tandasnya (isw).
Ngamar di Hotel Melati, Lima Pasang Bukan Pasutri di Amankan Polisi
Polisi Gerebek Gudang Miras, Pemiliknya Disebut sebut Bernama Asun, Juga Diamankan
Sufardi, Gusrizal dan El Helwi Tunggu Jadwal Sidang, KPK Segera Garap Enam Tersangka Suap Pengesa
Para Panambang Tinggalkan Lokasi Sumur Ilegal, Kapolda Optimis Berantas Illegal Drilling dari Hulu