Tanyakan Proyek Drainase Depan Rumah, Wartawan Nyaris Dikeroyok Oknum PUPR

Sabtu, 21 Desember 2019 - 11:38:08 WIB - Dibaca: 7611 kali

(Saudi Arabia/Jambione.com)

SUNGAIPENUH - Salah seorang wartawan liputan Sungai Penuh, nyaris dikeroyok oknum pejabat dan pegawai Dinas Pekerjaan Umun Perumahan Rakyat (PUPR) Sungai Penuh.  

Informasi yang diperoleh, kejadian tersebut dialami MA salah seorang wartawan Provinsi Jambi, pada Jumat (20/12), saat korban menanyakan proyek drainase di depan rumahnya yang tidak kunjung selesai. 

MA saat dikonfirmasi, menjelaskan kejadian tersebut saat dirinya menanyakan  proyek drainase di depan rumahnya sudah digali, tapi tidak diselesaikan, sementara jembatan depan rumah sudah dirubuh.

"Ketika hal tersebut ditanya kepada kontraktor Alasan volume pkerjaan sudah cukup dan minta  tanya langsung ke PUPR,"ungkapnya. 

Mendengar hal tersebut dirinya langsung ke Dinas PUPR Sungai Penuh,dan bertemu dengan bertemu B (Kasi di BM, yang bertanggung jawab sebagai PPTK) serta Juga ada kabid BM. 

Masalah tersebut saya tanyakan ke B, dia menjawab baru tahu setelah opname dan tunggu koordnasi untuk tambah volume. Namun, Ketika hal tersebut ditanyakan ke Kabid BM berinisial A, dia menjawab tanya langsung Martin ( kadis PUPR) dan mengatakan bahwa  penghitungan bukan urusan saya,dan ada tahu cara ngitung volume.

"Karena tidak mendapat jawaban pasti , saya mengatakan  biar dibangun dgn dana pribadi. Seketika itu kabid BM  naik emosi, menghempas gelas juice hingga tumpah,pegawai bina marga juga langsung emosi mengejar saya hingga ke halaman kantor PUPR,"cerita MA.

Akibat proyek pembangunan drainase yang tidak selesai tersebut, setempat juga mengeluh karena drainase dan jembatan di depan rumah warga sudah dihancurkan.

"Kalau tahu dana tidak cukup,  bangun saja sesuai anggaran, jangan korban kan fasilitas warga, ini fasilitas warga yang lama sudah dihancurkan ternyata tidak dibangun kembali," ungkap salah seorang warga setempat

Sementara itu,  sampai Berita ini dipublis Kabid BM belum bisa dikonfirmasi,terhadap peristiwa yang dialami salah seorang wartawan. (sau)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA