Minta Fasilitas Kesehatan Tak Tolak Pasien

Fasha Minta Penumpang Jalur Udara Diperketat

Senin, 27 Januari 2020 - 22:27:50 WIB - Dibaca: 1238 kali

(Ali Ahmadi/Jambione.com)

JAMBI – Menyikapi hebohnya pemberitaan mengenai adanya dugaan salah satu WNA yang tingal di Kota Jambi, mengidap penyakit yang diakibatkan oleh Virus Corona, Wali Kota Jambi, Sayrif Fasha mengumpulkan pejabat lintas sektor serta para lurah dan camat yang ada di Kota Jambi, di ruang pola kantor Wali Kota, Senin (27/1).

Seperti yang dikatakan oleh Wakil Wali Kota Jambi, Maulana yang bertindak sebagai moderator dalam pertemuan tersebut menyebutkan, itu dilakukan untuk berdiskusi dan mengeluarkan SOP khusus, demi melindungi masyarakat Kota Jambi.

Pertemuan ini dilakukan agar masyarakat Jambi tidak panik dan khawatir terkait pemberitaan yang beredar. Beberpa instansi yang dipanggil diantaranya Kantor Imigrasi, Dinkes Kota Jambi, seluruh Direktur Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta di Kota Jambi, kepala Puskesmas se-kota Jambi, camat dan lurah se kota Jambi, dan Direktur Rumah Sakit Raden Mataher selaku rumah sakit rujukan dari kementrian kesehatan.
Dikatakan Wali Kota Jambi Syarif Fasha bahwa meskipun saat ini ada seorang pasien yang sedang dikarantina dan di inkubasi selama 14 hari. Namun dirinya meminta agar warga tidak khawatir dan cemas.

“Jangan terlalu panjang  berandai-andai dan jangan berspekulasi. Karena apabila nanti memang wabah ini terbawa ke Kota Jambi maka nantinya kami pemerintah yang akan bertanggung jawab,” sebut Fasha, Senin (27/1).

Dikatakan Fasha bahwa warga Jambi yang hendak ke luar negeri maupun baru kembali ke Jambi harus tetap di screening di bandara. Hal ini guna mencegah penyebaran virus corona yang sangat berbahaya.

“Siapa saja yang turun dari pesawat baik wali kota, gubernur dan lainnya harus diperiksa jika turun dari pesawat. Nanti kan terbaca dari alat yang digunakan berapa suhu tubuh, jika suhunya diatas 39 derajat Celcius maka akan dilihat riwayat perjalananya dan akan dilakuakan screaning awal,” katanya.

Karena menurutnya kota Jambi saat ini masuk dalam 19 besar Kabupaten/Kota yang harus diwaspadai masuknya virus corola. “Sehingga memang kita harus memiliki persiapan ekstra jika memang virus ini sampai masuk ke Kota Jambi,” katanya.

Menurutnya pihaknya akan segera mengeluarkan surat edaran kepada pelaku kesehatan tingkat pertama, rumah sakit baik swasta maupun pemerintah, dan masyarakat langkah apa yang harus dilakukan terkait kasus yang sedang booming saat ini.

“Kami minta juga agar warga mendapat informasi dari pihak yang sebenarnya. Kalau ada chat-chat yang tersebar jangan langsung percaya dulu, tetapi memang harus waspada. Kami sebagai pemerintah akan berupaya untuk menangani kasus ini jika memang terjadi di Kota Jambi,” jelasnya.

Terkait dengan kesiapan puskesmas di kota Jambi, dikatakan Fasha bahwa Puskesmas tidak bisa menolak jika ada pasien terindikasi Virus Corona. Faskes kesehatan dan Puskesmas  harus melakukan screening awal dan bisa di rujuk ke rumah sakit Raden Mataher .

“Kami juga sudah tekankan agar setiap rumah sakit baik milik pemerintah maupun swasta harus menyiapkan  ruang isolasi awal dan screening awal. Dan jika memungkinkan tidak akan dikenakan biaya atau gratis,” pungkasnya.

Sementara itu, Andrian Tarigan selaku Kasi Bidang Karantina dan Surveilans Epidemologi (PKSE) Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Jambi, menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya pencegahan.

Memang diakuinya, alat therma sceaner yang dimiliki oleh pihaknya tidak dapat digunakan. Sehingga, menggunakan cara manual. “Kami ada upaya mencegah tangkal keluar masuknya penyakit. Sesuai instruksi pusat. Memang sekarang kita secara manual, sebab alatnya tidak bisa digunakan.” sebutnya.

Lanjutnya, therma sceaner tersebut hanya diperlukan saat kondisi-kondisi tertentu saja. Namun, memang pihaknya tidak dapat menduga jika alat tersebut tidak dapat digunakan. “Alat ini sebenarnya diperlukan di saat kondisi seperti saat ini. Memang kita juga sangat sayangkan, sebab kalau manual kan terlalu banyak. Tapi tetap kita upayakan yang terbaik, terutama mengantisipasi hal-hal seperti mencegah virus corona ini,” pungkasnya. (Ali)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA