PAN Panggil Kandidat, Jelaskan Mekanisme Survei

Senin, 27 Januari 2020 - 22:29:37 WIB - Dibaca: 1692 kali

Yos Adrino
Yos Adrino ()



             Jambione.com, JAMBI- Partai Amanat Nasional (PAN) dalam waktu dekat akan melakukan survei Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati yang akan diusung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 23 September nanti. Di Jambi, ada lima daerah yang akan menggelar Pilkada serentak tahun ini. Yaitu Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kabupaten Batanghari, Kabupaten Bungo dan Kota Sungai Penuh.
            Sebelumnya, PAN sudah merampungkan tahapan penjaringan kandidat di tingkat kabupaten/kota. Sebanyak 22 kandidat telah mendaftarkan diri dalam penjaringan tersebut.
Mereka adalah Romi Hariyanto-Robby Nahliansyah di Tanjabtim, Hafidz dan Mahdan di Batanghari, Muklis, Ahmad Jafar, Anwar Sadat, dan Rodiyanto di Tanjabbar.
            Lalu, di Bungo ada nama Riduwan Ibrahim, Eric Muhammad Henrizal, Mahili, dan Mashuri. Sedangkan di Sungai Penuh ada 10 kandidat yang mendaftar, yaitu Fikar Azami, Zulhelmi, Ahmad Zubir, Pusri Amsy, Meidrin Joni, Argeni Zukri dan Yoshadi. Selanjutnya ada nama Yos Adrino, Satmar Lendan dan Zulhadri.
            Ketua Tim Pilkada DPW PAN Provinsi Jambi, Yos Adrino mengatakan, sebelum pelaksanaan tahapan survei kandidat, pihaknya terlebih dahulu memanggil seluruh kandidat yang mendaftar ke DPW. "Kita undang semua kandidat ke DPW untuk menjelaskan mekanisme survei termasuk biaya," sebutnya.
            Sejauh ini, kata Yos, baru kandidat dari dua daerah yang telah diundang. Yakni Kabupaten Bungo dan Kota Sungai Penuh. "Malam ini (kemarin, red) giliran Tanjabbar dan Batanghari yang datang," katanya.
            Dia menyebutkan, tahapan survei direncanakan dilaksanakan pada minggu ketiga Februari mendatang. "Surveinya akan berlangsung selama 20 hari," ungkapnya.
Setelah hasil survei itu disampaikan oleh lembaga survei, kata Yos, maka pihaknya akan meneruskan ke DPP untuk ditindaklanjuti untuk menentukan arah dukungan di Pilkada serentak 2020.
            Lantas apakah kandidat yang hasil surveinya tertinggi yang akan diusung? Yos Adrino menegaskan bahwa hasil survei bukan menjadi syarat mutlak untuk diusung. Tapi hanya sebagai salah satu indikator dalam menentukan arah dukungan. "Memang tidak mutlak, tapi hasil survei ini tentu menjadi pertimbangan penting dan indikator dalam menentukan arah dukungan," pungkasnya.(fey)


 





BERITA BERIKUTNYA