Jadi Ajang Pemanasan, Penentu Arah Dukungan

Musda Golkar Rasa Pilgub

Rabu, 05 Februari 2020 - 08:35:09 WIB - Dibaca: 3066 kali

(ist/Jambione.com)

Jambone.com, JAMBI – Jelang pelaksanaan pemilihan gubernur (Pilgub) Jambi, Partai Golkar Jambi punyo gawe besak. Menggelar Musyawarah Daerah (Musda) DPD I untuk memilih Ketua pengganti almarhum Zoerman Manap. Musda yang kemungkinan digelar Februari ini diprediksi bakal berlangsung panas. Karena akan menjadi penentu arah dukungan partai beringin di Pilgub September nanti.

Seperti diketahui,  sejumlah kader beringin yang masuk bursa kandidat ketua juga maju dan bersaing di Pilgub Jambi. Mereka antara lain, Bupati Sarolangun Cek Endra (CE), Walikota Jambi Syarif Fasha, Bupati Merangin Al Haris, dan Bupati Tebo Sukandar. Nama lain yang juga punya kans kuat  merebut kursi ketua DPD I Golkar adalah anggota DPR RI Hasan Basri Agus (HBA).

Makanya tak heran, banyak yang memprediksi Musda Golkar kali ini serasa Pilgub. Musda ini bisa dikatakan sebagai ajang pemanasan bagi empat kader menuju pertarungan sebenarnya di Pilgub Jambi September mendatang. Empat kader terbaik tersebut dipastikan akan berjuang ‘mati matian’ merebut posisi ketua. Karena itu menjadi tiket mendapatkan perahu golkar di Pilgub nanti.

Salah seorang kader Golkar mengakui Musda DPD I Golkar kali ini bakal berlangsung panas. Karena siapa yang memenangkan pertarungan di Musda bisa dipastikan akan mendapat tiket dukungan Golkar di Pilgub nanti. ‘’ Ya bisa dibilang Musda kali ini rasa pilgub lah,’’ ujar orang dalam Golkar yang minta namanya tidak ditulis ini. 

Menurut dia,  sejumlah nama yang digadang gadangkan maju sebagai kandidat ketua semuanya juga maju di Pilgub Jambi. Yaitu, Cek Endra, Syarif Fasha, Al Haris, dan Sukandar. Nama lain yaitu tokoh senior Golkar, HBA yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI.

Kader Golkar yang mengaku netral ini mengatakan, dari lima kandidat tersebut, sementara ini yang punyak kans kuat memenangkan pertarungan adalah Cek Endra. Kata dia, Bupati Sarolangun itu diterima hampir semua kalangan ( di Golkar). Terutama DPD II di kabupaten Kota. 

‘’ Hitung hitungan sementara, peluang Cek Endra cukup besar dibandingkan yang lain. Karena beliau diterima dan didukung sebagian besar DPD II. Tapi kan kita belum tahu, peta kekuatan bisa saja berubah hingga detik detik akhir pemilihan,’’ katanya.

Disisi lain, lanjut kader Golkar ini, Musda kali ini juga sangat rawan. Karena bisa menjadi pintu perpecahan di Pilgub nanti. Apalagi aroma persaingan antar kandidat sudah panas sejak lama. Jika tidak bisa legowo, bisa bisa Golkar tidak bakal satu suara di pilgub nanti.

‘’ Persaingan antar Cek Endra, Fasha dan Haris kan sudah terlihat nyata dan terang benderang. Masing masing mereka punya massa dan simpatisan di Golkar. Kalau tidak ada penengah di Musda nanti, bisa dipastikan suara Golkar akan pecah dan terbelah. Ngeri lah pokoknya,’’ katanya lagi.

Namun, menurut sumber ini, bisa saja nanti Golkar mengambil jalan tengah. Memilih ketua secara aklamasi selain empat kader yang maju di pilgub tersebut. Ini bisa saja dilakukan asal semua kandidat legowo, dan demi nama besar Golkar. ‘’ Kemungkinan ini bisa saja terjadi. Karena Golkar kan terkenal dengan musyawarahnya. Semua demi nama besar Golkar di Pilgub nanti. Kan tinggal runding bae. Asal cucok pasti bisa,’’ pungkasnya.

Salah seorang pengrus DPD II (kabupaten) yang minta namanya tidak ditulis  juga mengakui pelaksanaan Musda golkar nanti sangat rawan gesekan. Karena Musda menjadi penentu arah dukungan Golkar kepada salah satu dari empat kadernya yang maju di pilgub September mendatang. ‘’ Ya..memang benar itu, Musda kali ini rasa Pilgub,’’ katanya.

Namun, pengurus yang punyak hak suara di Musda ini tidak mau terlalu jauh mengulas soal persaingan antar kader yang maju di Musda maupun di Pilgub. ‘’ Ya semua sudah tahu lah,’’ ujarnya ketika ditanya soal siapa yang berpeluang menang. ‘’Kita lihat saja bagaimana hasil Musda nanti. Yang jelas, siapa pun yang menang di Musda bisa dipastikan akan mendapat tiket di Pilgub nanti,’’ tegasnya.

Sementara itu, jadwal pelakasan Musda DPD I Partai Golkar masih menunggu petunjuk dari DPP. Sebelumnya sudah ditetapkan akan dilaksanakan pada Februari ini. Plt Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi, Sarmuji mengatakan komposisi dan personalia panitia Musda X Partai Golkar Provinsi Jambi sudah terbentuk. Namun, saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk kapan Musda akan dilaksanakan. "Masih disinkronisasi dengan jadwal Dewan Pimpinan Pusat (DPP)," katanya, Selasa (4/2).

Terpisah, Ketua Panitia Pelaksana Musda Golkar Provinsi Jambi, Endria Putra mengatakan semua persiapan pelaksanaan Musda sudah siap. Termasuk tempat dan panitia. "Insya Allah tetap dilaksanakan pada Februari ini," ujar Endria, Selasa (4/2).

Menurut dia, panitia akan mengundang pihak DPP Golkar pada pelaksanaan Musda ini. Namun siapa yang datang masih menunggu konfirmasi dari pusat. "Kita masih mencocokkan waktu dengan DPP soal yang akan hadir di DPP, " jelasnya.

Dalam surat keterangan (SK) Penunjukan panitia pelaksana Musda, sebagai ketua panitia Endria Putra, dan sekretaris Jumhadi. SK tersebut langsung ditandatangani Plt Partai Golkar Jambi Sarmuji.(fey)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA