Jambione.com, KUALATUNGKAL - Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daud Arif Kualatungkal, menyampaikan permohonan maaf terkait ketidaknyamanan pelayanan rumah sakit.
"Kami minta maaf, memang ada kesalahan pada dokter kami, dokter DN, dia dokter baru di sini. Jadi dia tidak tau prosedur yang ada," kata Kasie Pelayanan Medis RSUD Daud Arif Kualatungkal, dr Nani, sampaikan permintaan maaf saat menggelar konferensi pers di Ruang Pertemuan RSUD Daud Arif Kualatungkal, Kamis (12/3).
Dokter Nani, didampingi Kabid Pelayanan, dr Hartati, selain menyesalkan sikap kurang pantas dari oknum dokter DN, dr Nani mengatakan akan mengambil sikap tegas.
"Kita pastikan hal seperti ini tidak akan terulang lagi. Semua masukan dan permintaan rekan media kita tampung, secepatnya akan kita sampaikan pada pimpinan, demikian juga proses sanksi etik dan lainnya segera kita lakukan," tegas dr Nani.
Sementara dari keluarga pasien, Mukhtar AB mengatakan ia menyesalkan sikap dokter DN yang kurang mencerminkan sikap seorang dokter.
"Saat paginya saya dilayani dokter DT, sikap dokter DT sangat baik dan sopan. Saat berganti shift, diganti dokter DN. Sikap dan tutur kata dokter DN sangat kurang pantas. Padahal saya sebagai pasien non BPJS bayar ke rumah sakit ini. Hampir Rp500 ribu saya bayar biaya berobat. Bagaimana dengan yang pelayanan pakai BPJS," beber Mukhtar. "Padahal RSUD ini sudah menyandang status lulus Akreditasi Paripurna," sambungnya.
Perlu diketahui, status akreditasi paripurna diberikan kepada rumah sakit yang sudah memenuhi standar manajemen yang ditetapkan pemerintah terkait mutu pelayanan rumah sakit. (son)